Minggu, 22 Januari 2023

Kontrol berkala ikhtiar untuk sehat

Sudah tiga tahun ini rutin kontrol ke sini , tenaga medis begitu baik melayani para pasien yang ingin sehat

Ingin sehat sehat dan sehat..

namaku pernah ditulis

http://ijns.org/journal/index.php/ijns/article/view/244


Namaku dan karyaku pernah menjadi referensi, karena banyaknya kebutuhan yang harus dipenuhi
Banyak sekali membuat otak ini sering merasa lelah 
Daya kekuatan berfikir kekuatan untuk mengasah menghafal sangat berkurang tidak seperti dulu, fokus berkurang dan banyak hal lagi 
Kadang merindukan otak yang begitu mudah untuk mengingat menghafal .
Tapi aku tetap bersyukur Alloh masih memberikan kesempatan kesehatan.

Jumat, 20 Januari 2023

Resume ke 6 KBMN gelombang 28

Resume KBMN Angkatan 28
Pertemuan ke 6
Hari.              : Jumat, 20 Januari 2023
Narasumber :Prof. Richardus Eko Indrajit
Moderator.    : Aam Nurhasanah, S.Pd
Tema: Menulis Buku Mayor dalam Dua Minggu 

Pada malam hari ini kita masih diberikan kesehatan dan kekuatan untuk mengikuti kegiatan KBMN angkatan 28. Mudah-mudahan kita diberikan kemudahan untuk mengikuti kegiatan belajar malam hari ini. Kegiatan pembelajaran akan diisi oleh Bapak Profesor Richardus Eko Indrajit dengan moderator Ibu Nurhasanah tema yang yang akan diangkat adalah menulis buku Mayor dalam 2 minggu

Sebelum memulai belajar sang moderator ibu memperlihatkan buku hasil karya beliau bersama Prof Indrajit yang berhasil diterbitkan dan saat ini sudah terjual bebas di toko-toko buku Gramedia. Mudah-mudahan tayangan buku tadi menjadi pemicu kita untuk bersemangat dalam menerbitkan buku Mayor semangat.

Peserta begitu antusias menunggu tema apa yang akan diberikan 

Prof. Eko memberikan tips untuk peserta sambil menunggu berapa kira-kira jumlah peserta yang ingin mengikuti tantangan dari Prof. Eko, seperti:

Kita menulis BUKAN UNTUK DIRI SENDIRI, tapi UNTUK ORANG LAIN.Tidak perlu berfikir panjang-panjang dulu. Mulai dari satu hal yang sederhana. Jangan menuliskan sesuatu yang kita tidak mengerti dan tidak ada sumber referensinya.

Prof. Eko lebih senang mengajak rekan-rekan guru untuk BERJALAN BERSAMA, bukan sekedar BERDISKUSI. Kebanyakan orang senangnya berdiskusi dan TAKUT EKSEKUSI. Berbeda dengan Prof. Eko, beliau lebih senang langsung EKSEKUSI di bawah bimbinganya, baru berdiskusi jika ada hambatan.

Carilah judul yang ANTI MAINSTREAM. Kalau yang BIASA-BIASA SAJA, biasanya penerbit mayor tidak tertarik menerbitkannya.

Semakin banyak kita pakai pemikiran orang lain, semakin banyak referensi yang kita pergunakan. Dan tidak ada aturan mengenai berapa banyak referensi yang kita pakai. Referensi adalah bentuk penghormatan kita terhadap karya orang lain yang butir-butir kontennya kita pakai dalam buku kita.

Agar tulisan berkualitas maka buatlah Isi atau konten yang menarik dan disampaikan dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Motivasi selalu dimulai dari mimpi.

"Practice makes perfect". Latihan adalah kuncinya.

 Prof. Eko mengajak pada peserta untuk ikut bergabung dalam Workshop menulis, agar dapat mempraktekkan secara langusng. Tujuan Workshop menulis adalah agar guru-guru BISA MENULIS BUKU bukan sekedar TAHU CARANYA NULIS BUKU.

Karena sudah banyak teori, konsep, dan pengalaman dari penulis lain yang disampaikan ke peserta KBMN PGRI. Sehingga Prof. Eko tidak ingin membebani dengan teori-teori baru. Jadi Prof. Eko mengajak teman-teman yang BERMIMPI karyanya terpajang di toko buku untuk BERGABUNG dalam batch JANUARI BERSERI yang nanti akan menjadi workshop mingguan untuk membuat buku mayor.

Setelah melihat banyaknya peserta yang ingin dibimbing langsung oleh Prof. Eko dalam membuat buku Mayor. Prof. Eko pun melanjutkan tanya jawab kepada peserta KBMN PGRI.

Ada juga yang bertanya mengenai tidak adanya keahlian khusus yang ia miliki untuk dapat dituangkan dalam naskah buku mayor. Prof. Eko pun memberikan semangat kepada peserta bahwa yang penting adalah KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI dan KEMAMPUAN BERBAHASA. Konten yang kita buat bisa bebas. Hanya imajinasi kita yang membatasinya.

Kamis, 19 Januari 2023

cek akun simpkb untuk kandidat calon guru penggerak

Malam ini adalah malam yang penuh berkah, Para Kandidat Calon Guru Penggerak Angkatan 9, dalam beberapa hari kedepan supaya SEGERA CEK Akun SIMPKB masing-masing jangan sampai ketinggalan. Jangan sampai waktu yang disediakan oleh Kemdikbud Ristek, dibiarkan begitu saja. 
Jangan sampai salah prediksi salah kira, dikiranya setelah upload CV. ESAI dan Upload Berkas, terus ditinggal  begitu saja, sambil menunggu pengumuman.

Nah saat inilah, salah satu kebaikan dari Kemdikbud Ristek  dalam proses perekrutan Calon Guru Penggerak. Pastinya Kemdikbud Ristek sudah sedemikan  hebatnya membuat rancangan, memberikan kesempatan sehingga semua guru mempunyai kesempatan untuk menjadi pemimpin pembelajaran  yang mumpuni yang artinya tidak serta merta, Kemdikbud  Ristek membuat skenario tanpa kematangan, bagi yang perlu perbaikan berkas. Maka dari itu, mari kita bersama-sama gunakan kesempatan ini sebaik - baiknya. 

Selagi ada kesempatan selagi masih diberikan kesehatan, meskipun terkadang masih ada keraguan mampu atau tidak, nawaitu bismillah bisa 

Rabu, 18 Januari 2023

Resume ke 5 KBMN gelombang ke 28

Resume ke-5 KBMN gelombang 28
Tanggal        : 18 Januari 2023
Tema.           : Blog sebagai media pembelajaran 
Narasumber : Dail Ma'ruf, M. Pd
Moderator.    : Purbasianita KS, S.Pd

Setelah melakukan hal yang padat hari ini ,tadi pagi KKG guru kelas 1 dan 4 membahas program P5 dilanjutkan ada acara bersama korwilcam dan kembali ke sekolah sampai jam pulang, malam ini dilanjutkan kelas menulis bersama orang yang saya kagumi bapak dail ma'ruf yang sangat sabar mengajari saya membuat blog

ibu moderator membuka sebagai ucapan selamat datang pada bapak ibu peserta belajar menulis  dengan membacakan pantun 

Pagi hari makan kelapa
Rasanya enak bikin tertawa
Kita disini telah berjumpa
Untuk acara yang istimewa 

Wanita jelita menjadi biduan
Bingung sejenak cari alamat
Selamat datang tuan dan puan
Semoga acara ini membawa manfaat

Bapak ibu yang luar biasa, materi kita malam ini adalah 
Blog sebagai media pembelajaran

Pertanyaan-pertanyaan yang sering muncul adalah
Apa sih blog itu? 
Kegunaannya untuk apa? 
Apakah bisa blog digunakan sebagai media pembelajaran?

Pertanyaan yang sangat mendasar sebelum kuliah dimulai,smua berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing.
Seperti biasa, kuliah malam ini dibagi menjadi 4 sesi:
1. Pembukaan
2. Pemaparan materi 
3. Tanya Jawab 
4. Penutup 

Bagi yang ingin bertanya, silakan menggunakan format 
nama, 
asal sekolah,
pertanyaan.
Kirim ke Bu sita sebagai moderator 

Rasa syukur pada Allah dan berterima kasih pada Om Jay, narasumber KBMN yang berbaik hati mengajak terlibat di Tim Solid Om Jay padahal belum pernah ketemu, tapi seperti layaknya saudara
Semoga ilmu yang mereka berikan pada semua peserta KBMN dari gelombang 1-28 bisa mendapatkan pahala yang tidak terhitung jumlahnya bisa menjadi bekal dikehidupan yang selanjutnya.

Sesuai judul materi malam ini ditemani Bu Sita akan berbagi pengalaman tentang Blog sebagi media pembelajaran
nasehat bapak dail 
 jangan minder apalagi putus asa--- dengan tekad dan niat belajar, dibarengi ketahan bantingan--- insya Allah akan hasil maksud --- bisa punya buku--- sebagai mahkota bagi penulisnya

 Ingat pepatah yang mengatakan MAN JADDA WAJADA-- atau THERE ARE A WANT THERE ARE A WAY
Balik lagi ke materi bahwa Blog sama dengan medsos lainnya seperti FB, IG, Email , Tiktok, dan You Tube
Semua media digunakan untuk hal positif dan manfaat, diantaranya bagi guru, bisa dijadikan media pembelajaran yang efektif
 
Kata “blog” berasal dari kata weblog yang diperkenalkan pertama kali pada 1998 oleh Jhon Barger. website yang bersifat pribadi dan sering diperbarui dari waktu ke waktu. Dengan kata lain, blog adalah website yang bersifat personal, yang memuat opini personal dan halhal lain untuk mengaktualisasikan diri dan mengabarkannya pada komunitas global
 1. Blog Pendidikan, 

2 .Blog Sastra dan

3. Blog Pribadi
tampaknya Blog gado-gado karena tak mengkhususkan untuk kontens tertentu. namun lebih banyak blog pribadi- dalam arti suka suka beliau mau posting apa di blog pak dail 

 4. blog bertopik  misalnya khusus kuliner, atau Wisata

 5. Blog Kesehatan saja misal yang di buat ahli Medis, Hallo dok, dll

 6. Blog politik , ini banyak jelang 2024 dan tujuannya ya mengiklankan dirinya atau jagoannya ke Publik supaya dapat dukungan atau suara
7.Blog Perjalanan, misal pas kemaren bu sita ke jakarta bareng bu Widya ke Kopdar, maka buat blog perjalanan, nanti kl ada Kopdar Jogja 2023, buat lagi, jalan kemana saja di tayang di blog
8. Blog Riset , biasanya dimiliki pihak kampus atau lembaga penelitian lainnya, saya pernah kerja di LP3ES slipi. Seru Riset dan Bukunya Kren dan mantap. Majalah Prisma namanya

 9. Blog Hukum di buat para ahli hukum, Pengacara jaksa dan Hakim atau Polisi
 ditujukan untuk sosialisasi aturan hukum atau advokasi
 

10. Blog Media artinya Blog berita. Memberitakan apa saja yang diliput wartawannya

 11. Blog Agama : berisi masalah agama dan solusi dari penulis atau tokoh agama, bsa juga buka rubrik tanya jawab

 12. Blog Bisnis, apapun bisnis kita maka diupoload di Blog detilnya, lalu link di kirim ke orang yang kita harapkan akan berminat . Bisa juga ke grup yang potensial banyak anggotanya
bukunya juga KREN karena kisah nyata Bu mayor dari sejak sekolah masa kecil hingga berhasil jadi Mayor dan sukses diminati banyak orang.
Bapak dail memberikan kesempatan  misal  mau buka link contoh blog sebagai media pembelajaran maka ambil dari PPt copy link lalu paste di halaman baru Google

 https://dailalser.blogspot.com/2021/09/perkembangbikan-generatif-pada-tumbuhan.html
 
Menulis di Blog tak ada batasan kata. Bebas saja . satu kalimat pun boleh . Misal judulnya : bahaga, isinya : hari ini aku bahagia dapat arisan RT. boleh.

Jika mau mahir nulis dan banyak keajaiban yang harus berusaha jalankan mantra sakti om jay
tapi jika  lagi sakit atau sangat sibuk -- ya libur juga tak masalah

Hasilkan uang? bisa itu Om jay tiap bulan dari kompasiana dapat minmal 600 kadang 1 juta

Kalau mau Blognya diminati anak murid maka buat konten yang mereka butuhkan. Misalnya jelang materi yang akan bapak sampaikan pekan depan, maka buat judul : Kiat dapat nilai 100 materi Bab 2 pelajaran 
 Nah bapak bisa sisipkan materi tertulis, You Tube Bikinan bapak atau bikinan orang, dan Soal serta jawabannya.

Murid yang buka baca dan komentar akan dapat tambahan nilai
 intinya kl itu menarik dan manfaat akan dikunjungi--- saya buat tutorial bikin stop kontak, murid saya 120--- dibuka 500 kali. karena 1 kali belum berhasil bikin karya

Blog tak seperti WA dan FB atau IG, mungkin ke depan bisa saja

 jadi belum bisa lihat siapa saja kontak atau teman blog kita
Jika masalah bisa berkunjung baca saja semuanya bisa, tapi kl belum punya blog kadang gak bisa komentar. atau kadang bisa kl kita punya email, tapi No mane

 Jenis blog ada 12 itu jika yang spesifik dan digeluti oleh orang yang fokus sesuai passionnya

Kalau yang diluar passion ia tulis di blog pribadi yang tak dipublikasi

 Kalau terkait pendidikan atau sosial budaya, agama humaniora-- maka di Blog umum kalau  bagi guru 1 blog saja cukup Blog pendidikan -- media peningkatan prestasi guru  dan Murid  maka murid juga bisa kirim tulisan ke gurunya ttg masukan positif terkait kita dan sekolah, jangan banyak tabu kalau mau maju.
Langkahnya -- pertama harus yakin bahwa nulis di blog itu asyik dan tak akan hilang'
 kedua teruslah menulias tentang apa saja-- karena sepele menurut pa Saepul-- bagi saya istimewa itu goyang karawang lilis karlina ketiga - menulis itu mudah --tulis apa yang dilihat, didengar dan dirasakan misalnya puisi, cerpen atau Khutbah, atau Quote, bahagialah dengan menulis di Blog, jangan terkekang, justru lupakan rasa kesal, marah, suka dll di Blog
 tapi dikemas bahasa yang elegan tak timbulkan masalah pasti bisa--- jangan sebut nama dan institusinya,di kompasiana bisa masuk pilihan --- jangan dipikirkan nulis saja tapi saya belum pernah mencoba dan belum memiliki Kompasiana yang tidak menarik bagi saya banyak iklan bahkan membaca saya kesulitan kadang-kadang, tapi kata admin bagus dan di masukin pilihan juga akan muncul pilihan

 Sebagai kata penutup malam ini  Bapak ibu  baru kali ini  narasumber dampingi di Tim Solid Om Om Jay di KBMN 28 yang pesertanya bukan hanya paling banyak ada 1.000 tapi semangatnya. Tiap materi ad lebih dari 200 yang buat
 Malam ini malam Kamis
Aku ditemani bu Siti isi kelas menulis
Pesertanya Hebat dan kren habis
Pertanyaan ada 46 ada yang blm dipublis

Sebagai moderator malam ini menyampaikan permohonan maaf yg sebesar besarnya apabila dalam mendampingi narasumber dan peserta terdapat kesalahan dalam bertutur. Kemudian beliau undur diri wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Begitu juga dengan saya begitu bersyukur banyak ilmu yang diperoleh dari kegiatan malam hari ini, disambil mencuci, dan aktivitas ibu rumahtangga yang tidak dapat dilakukan siang hari. Kesempatan yang perlu disyukuri, sangat luar biasa.

Senin, 16 Januari 2023

Resume ke 4 KBMN gelombang ke 28


Resume ke-4 KBMN-28
Tanggal        : 16 Januari 2023
Tema.           : Menulis Buku dari Karya  Ilmiah
Narasumber : Eko Daryono S. Pd
Moderator.    : Nur Dwi Yanti, S.Pd
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam sejahtera selamat malam para sahabat yang semangat berpartisipasi dalam kegiatan belajar menulis

Betapa bahagia hari ini dapat bersua kembali dalam kegiatan belajar menulis di bawah asuhan Om Jay

Jadi teringat chat bu There ”Jangan biarkan mata pena kita mengering menguap tak berarti"
disinilah kita para satria pena berkomitmen dan konsisten untuk terus bekarya.
Perkenalab moderator yang akan membersamai Narasumber hari ini Mr. Yons serta para sahabat bapak/ibu yang hebat.

Moderator  jadi teringat salah satu tokoh motivational speaker terkenal dari Amerika John Maxwell , menggambarkan passion sebagai “the fuel for will’ atau bahan bakar untuk kemauan. Dalam artian passion mengubah “keharusan” menjadi “kemauan”. Jadi ketika sangat menginginkan sesuatu, akan menemukan tekad untuk melakukannya dan tidak akan berhenti sampai benar-benar mencapainya.

Inilah komitmen dan konsisten dalam menulis, sama halnya saat melakukan suatu analisis, menguji suatu tindak penelitian sehingga terbentuklah laporan dituangkan dalam karya tulis yang kita kenal karya ilmiah

Namun sayangnya terkadang karya ilmiah tersebut hanya tersimpan di loker lemari kita dan di perpustakaan dan terkadang terlupakan.

Sesuai dengan isi tema  malam ini akan menjadikan karya ilmiah menjadi sebuah buku " Menulis Buku dari Karya Ilmiah yang akan disampaikan oleh Narasumber kita yang hebat Bapak Eko Daryono, S.Pd

Kilas balik ke kelas Omjay, saya juga bagian dari Akademinya Omjay. Kebetulan beliau berada di Angkatan ke-12.

Materi yang saya bawakan malam ini adalah "Menulis Buku dari Karya Tulis Ilmiah" 


Menerbitkan buku dari Karya Tulis Ilmiah
Tema yang sekilas teoristis dan bikin pusing mengingat tidak ada standarisasi konversi KTI menjadi buku.

Namun demikian, dari berbagai pengalaman yang telah disampaikan oleh para Widyaiswara, Peneliti LIPI, Pakar Menulis akhirnya mengerucut pada standar isi buku, Meski demikian, standar tersebut sifatnya tetap fleksibel. Beda penulis kadang beda persepsi, mulai dari 
apa KTI itu

KTI dalam Peraturan Kepala LIPI Nomor 2, Tahun 2014 tulisan hasil litbang dan/atau tinjauan, ulasan (review), kajian, dan pemikiran sistematis yang dituangkan oleh perseorangan atau kelompok yang memenuhi kaidah ilmiah.
 Secara umum KTI ada dua yaitu KTI Nonbuku dan KTI Buku

 KTI Nonbuku antara lain :

 KTI bidang akademis untuk mendapatkan gelar : tugas akhir, skripsi, tesis, disertasi
KTI hasil penelitian : PTK, PTS, best practice, makalah, artikel, jurnal
KTI berupa ulasan atau resensi

 KTI Buku :
Buku Bahan Ajar : diktat, modul, buku ajar, buku referensi
Buku Pengayaan : monografi, buku teks, buku pegangan, buku panduan
Buku kompilasi : bunga rampai, prosiding

Ternyata tidak semua KTI itu berupa buku. Memang secara wujud, PTK, PTS, Tugas Akhir, skripsi, tesis, desertasi itu berupa buku, namun bukan buku. Lebih tepatnya adalah laporan hasil penelitian dan sifat publikasinya pun terbatas

Bagaimana struktur penulisan KTI

 Struktur di atas umumnya dijadikan sebagai standar dalam Menyusun bab-bab dalam KTI meskipun untuk KTI sejenis skripsi, tesis, desertasi, tugas akhir memiliki gaya yang berbeda di setiap kampus
Apa sih perbedaan laporan KTI dan KTI yang dikonversi menjadi buku
Secara subtansi isi, tidak ada perbedaan isi laporan KTI dengan isi buku hasil konversinya. Karena sejatinya isi buku mencerminkan keseluruhan isi laporan KTI

Secara sistematika, tentunya gaya penulisan KTI dengan penulisan buku tentu berbeda. Ada penyesuaian-penyesuaian sistematika KTI yang dikonversi menjadi buku dengan tujuan agar kesannya tidak kaku. Misalnya penomoran tiap sub bab-sub bab

Secara Bahasa, meski sama-sama ilmiah, hasil konversinya tentu harus dimodifikasi sehingga Bahasa dalam bukunya lebih luwes, bersifat lugas dan tidak lagi mencantumkan kata-kata seperti
penelitian ini
peneliti
Teman sejawat, 
penulis

 Bagaimana cara mengkonversi KTI menjadi buku

 Memodifikasi Judul

Judul KTI umumnya mengandung unsur : variabel penelitian, objek penelitian, dan seting penelitian (baik tempat maupun waktu).

Judul buku hasil konversi seperti judul buku-buku yang punya daya tarik dan daya jual harus menarik, unik, mudah diingat, dan mencerminkan isi buku. Kemenarikan judul buku sifatnya subjektif.

Contoh buku konversi dari hasil penelitian  sendiri
Memodifikasi Sistematika dan Gaya Penulisan

 KTI Nonbuku yang berupa laporan hasil penelitian umumnya ditulis dengan sistematika dan penomoran yang baku seperti yang telah saya uraikan di atas.

 Nah, pada saat laporan tersebut dikonversi menjadi buku, maka harus dimodifikasi gayanya sesuai dengan gaya penulisan buku. Tidak tampak lagi adanya sub bab-sub bab yang membuat isi buku seolah-olah terpisah-pisah


Modifikasi Bab I
 Bab I yang biasanya PENDAHULUAN boleh tetap dipertahankan judulnya dengan PENDAHULUAN
PEMBUKA
atau kata lain yang menggambarkan kemenarikan buku

 Pada konversi PTK yang saya buat, saya rubah pendahuluan dengan *FENOMENA PEMBELAJARAN TIK* yang tentunya berisi mengenai fenomena sebagaimana isi poin latar belakang dalam naskah laporan aslinya ditambah dengan fenomena kekinian agar pentingnya isi buku dapat ditonjolkan sejak awal sehingga pembaca merasa tertarik untuk membaca keseluruhan isi buku

 Adapun secara struktur, tidak diperlukan lagi sub bab - sub bab seperti latar belakang, permasalahan, tujuan, manfaat dalam bentuk angka-angka. Fokusnya lebih mengeksplor latar belakang

Modifikasi Bab II
 contohnya isi bab II dari PTK yang di susun sebagai berikut:
Susunan bab dan sub bab di atas rubah dalam gaya penulisan buku sehingga menjadi beberapa bab, yaitu :
Modifikasi Bab III

 Substansi bab 3 sebenarnya lebih terfokus pada metode, teknik pengumpulan data (instrumen) serta analisis data. Jika berupa PTK berisi langkah-langkah tindakannya

Ada beberapa alternatif yang dapat diterapkan. 
Benar-benar menghilangkan bab III

menginclude bab 3 di bab 2
 atau 
menarasikan bab 3 di awal bab pembahasan

 Menghilangkan bab 3 maksudnya keseluruhan isi bab 3 dihilangkan, sebab bunyi bab 3 sebenarnya bisa dicermati dari isi pembahasannya

Menginclude bab 3 di bab 2 maksudnya konsep pokok terpenting dari bab 3 digabung dalam bab 3.

Misal dari contoh ini, langkah-langkah tindakan saya include di Bab V dengan sub Tahapan Penerapan Every One is Teacher Here Menggunakan Model Tindakan Kelas
 
Menarasikan bab 3 di awal bab pembahasan
maksudnya menyampaikan substansi isi bab 3 sebagai awal pembahasan
Namun narasi tersebut butuh kehati-hatian. Jika untuk kepentingan kenaikan pangkat bagi guru ASN, maka narasi tersebut perlu dipertimbangkan untuk dicantumkan

butuh ekstra di bagian Bab III. Memang butuh mentoring untuk editingnya

 Modifikasi Bab IV
Bagian ini sejatinya merupakan bagian inti isi buku, sesuai dengan judul buku. Bab IV tidak lagi menggunakan judul Hasil Penelitian dan Pembahasan, namun disesuaikan dengan konteks buku. Judul buku menjadi pilihan sebagai judul Bab IV

Bab VI STRATEGI TIM QUIZ DALAM PEMBELAJARAN TIK

Pada buku bab IV dapat dimasukkan tabel, grafik, foto-foto kegiatan maupun hasil penelitian yang menyatu dalam buku. Bab IV tidak lagi berisi data mentah seperti nilai dari setiap siswa berikut namanya. Foto pun hanya sekedar yang dibutuhkan sebagai pendukung.

beliau pernah mengedit buku hasil lomba Dharma Wanita SMK se Provinsi Jawa Timur. Foto-fotonya full karena memang berisi cara membuat kerajinan, makanan

Modifikasi Bab V
Pada laporan hasil penelitian, 
bab V biasanya diberi judul *PENUTUP*. Judul tersebut dapat dipertahankan.

Hanya saja, isi bab tidak hanya simpulan dan rekomendasi (saran) saja, namun ditambahkan temuan yang terkait dengan hasil penelitian.

Saya pernah mengedit desertasi yang bagian penutupnya komplit terkait dengan implikasi substansi isi buku

Modifikasi Lampiran

Lampiran yang disertakan hanyalah instrument penelitian atau data matang yang mendukung, bukan data-data mentah.

Hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan saat mengkonversi KTI menjadi buku

Pertama keaslian laporan hasil penelitian. Tindakan Plagiat tidak dibenarkan terlebih karya seperti PTK kadang tidak dicek keasliannya. Namun saat diterbitkan jadi buku, maka penulis harus yakin betul bahwa karya yang akan diterbitkan memang oroginal punya penulis sendiri

 Kalau karya seperti skripsi, tesis apalagi desertasi akan langsung ketahuan jika plagiat karena sudah ada generate machine untuk pengecekannya

Kedua
Menghindari kompilasi yang terlalu banyak.

Include saja pendapat pada ahli yang mendukung substansi ini, sisanya mengembangkan dengan analisis dari sudut pandang penulis

Mengapa demikian, saat penulis menerbitkan buku dari hasil KTI-nya sedang otomatis dia sedang menyuguhkan bahan pustaka kepada pembaca
Kegiatan sekedar meng-copas pendapat asli para pakar perlu dihindari dengan mengubah gaya penulisan kutipan

Ketiga
Memilah dan memilih data yang dipublikasikan. Data matang saja yang disajikan agar buku berbobot dan tidak bombastis

Keempat
Modifikasi bahasa buku
Menghindari pemakaian penanda transisi menurut 
hal itu sesuai dengan pendapat
lebih lanjut si A menyatakan 
berdasarkan hal tersebut

 Termasuk menyebutkan kata penelitian ini, peneliti, bahkan penulis

Kelima
Hindari pengambilan sumber kutipan berantai atau pendapat yang kurang dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah.

Keenam
Wajib menuliskan semua daftar Pustaka yang dipakai sebagai rujukan dalam buku untuk mendukung keabsahan buku.

Ketujuh
Memperhatikan kaidah penyusunan buku ber-ISBN khususnya jika akan dinilaikan untuk KP sesuai Buku 4 PKB

Lely Suryani bertanya Bagaimana cara mengubah gaya penulisan kutipan/ pendapat dari para pakar, agar tidak sekedar copas saja?.. contohnya?

Kemudian beliau menjelaskan
Sumber Asli
Peraturan Kepala LIPI Nomor 2 Tahun 2014 menyatakan bahwa:
“Karya tulis ilmiah yang selanjutnya disingkat KTI adalah tulisan hasil litbang dan/atau
tinjauan, ulasan (review), kajian, dan pemikiran sistematis yang dituangkan oleh
perseorangan atau kelompok yang memenuhi kaidah ilmiah

Modifikasi
“Karya tulis ilmiah merupakan tulisan perseorangan atau kelompok dari hasil penelitian dan pengembangan, tinjauan, ulasan, kajian, dan pemikiran sistematis yang yang memenuhi kaidah ilmiah (Peraturan Kepala LIPI Nomor 2 Tahun 2014)

Jumat, 13 Januari 2023

resume ke 3 KBMN gelombang 28

Resume ke-3 KBMN-28
Tanggal : 13 Januari 2023
Tema : Gali Potensi Ukir Prestasi 
Narasumber : Aam Nurhasanah, S. Pd
Moderator : Arofiah Afifi, S.Pd

Malam ini adalah pertemuan pembuatan resume ke 3 pada KBMN gelombang ke 28
Saya mengenal Nara sumber adalah pribadi yang luar biasa, beliau lebih muda dari saya, beliau menjadi ASN , semangat dalam pembuatan buku, punya si kecil pun tidak menyurutkan semangat beliau untuk menjadi penggerak dalam banyak hal termasuk menulis.
karya-karya beliau luar biasa diusia yang belum ada 40 tahun. Karya yang begitu banyak yang sudah dibuat.

Bahkan beliau merupakan juara 1 dalam acara lomba blog yang diselenggarakan guru blogger Indonesia bekerjasama dengan guru TIK PGRI, 


Rajin membaca tulisan teman dengan BW(Blog Walking)
Lebih bagus pake outline/ daftar isi supaya tidak ke luar jalur
Pengalaman berharga bisa jadi sumber tulisan. Beliau sedang membuat naskah buku solo ke-5 berupa buku biografi Riwayat perjalanan hidup yang ditulis sendiri.
Rajin membaca akan membuat semakin mahir menulis.   Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi. 
Luangkan waktu untuk menulis, jangan menunggu waktu luang. Cara memunculkan ide, perhatikan apa yang di lihat,  dengar, sukai. Atau bisa buka album foto. Biasanya sebuah foto atau gambar bisa memuat seribu cerita. Cara untuk PD, tulis sebisanya. Nanti kalau sudah terbiasa pembendaharaan kata akan tambah banyak dan tulisan akan semakin bagus.  Jangan ingin seperti makan cabe, tapi semua butuh waktu dan keterampilan yang dilatih. Motivasi terbesar ingin mengukir makna hidup, akan dikenang dan dikenal sebagai apa saat sudah tiada nanti.beliau juga mengatakan bahwa Kunci utama produktif menulis adalah dengan membuat niat dan motivasi diri yaitu ingin menulis seribu buku, bisa memilih tokoh panutan untuk memompa semangat. Saya menjadikan Doktor jay sebagai inspirator(pemberi ide tulisan) dan Bunda Kanjeng sebagai motivator(pemberi semangat).Jika semangat hampir padam, diingatkan kembali oleh niat awal bagi yang ingin berbagi melalui tulisan
Alhamdulillah meskipun belajar menulis tetap bisa menemani anak untuk jalan-jalan lihat pasar malam.
mereka yang menjadikan saya bisa merasa salut , mereka luar biasa
Bunda kanjeng yang sangat ngemong, Bu Aam terimakasih atas smua ilmu yang diberikan malam ini, luar biasa ilmu yang sudah diberikan.
Selamat malam semuanya
Saatnya beristirahat