Rabu, 15 Februari 2023

Resume ke-17 KBMN Gelombang 28

Resume Ke -17 KBMN Gelombang 28
Tanggal            : 15 Februari 2023
Narasumber     : Dr. Hj.E. Hasanah, M.Pd
Moderator        : Sim Chung Wie, SP.
Tema                 : Menulis Puisi
Dibuat oleh      : Nunung Fika Herawati Efendi, S.Pd

Kita harap dalam janji. 
Kita adalah tiga kata 'Aku Sayang Kamu' yang membisu dalam sepi. 
K. I. T. A adalah empat huruf yang tak bisa dipersatukan kembali.

Puisi adalah bahasa hati yang paling jujur. Saat kita gembira kita tuangkan rasa berbinar dan berbunga. 
Saat kita bersedih, semua huruf yang tertuang seolah kuyu dan sendu. 
Puisi itu semudah kita curhat bersama bestie. Curhat tentang rasa yang berwarna-warni. Hanya tinggal kita ganti, curhat melalui goresan. Yaa, goresan yang memiliki rasa. 
Ayooo, kita berlatih curhat dalam puisi dikelas KBMN malam ini.

 Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Shalom, Om Swastiastu, Namo Budaya, Salam Kebajikan.
Selamat Sejahtera bagi kita semua

Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat wal'afiat, diberikan kemudahan dan dilancarkan urusan kita agar bisa menginspirasi dengan berbagi ilmu yang bermanfaat.. Aamiin.
Marilah kita buka kegiatan malam ini dengan sejenak berdoa, agar ilmu yang didapat malam hari ini bermanfaat dan berkah untuk kita semua.
Adapun agenda kegiatan malam ini:
1. Pembukaan
2. Paparan Materi
3. Tanya Jawab
4. Penutup
 Bapak ibu peserta KBMN Gel 28 yg berbahagia. 
Perkenalkan saya Sim Chung Wei, salah satu dari Tim Solid Omjay (TSO) yang biasa disapa Koko Sim. 
Saya, sama spt bapak ibu.
Dulunya juga peserta Kelas Menulis di gelombang 26. Belum berbeda jauh dengan bapak Ibu sekalian. Malam ini saya kana menemani Bapak Ibu dalam Materi Menulis Puisi.
Puji Tuhan ... dengan rutin mengikuti kegiatan, dan bimbingan para mentor, untuk terus menyelesaikan resume on time, saling blog walking memberi semangat, dan belajar mempraktekan mantra dari omJay menulis setiap hari. Akhirnya dinyatakan lulus tahun lalu.
Buku pertama saya berjudul "Menulis itu Menyenangkan" sebelumnya saya terlibat dalam 6 judul buku antologi, sebelum akhirnya berhasil menerbitkan bku solo. Bagi saya antologi-antologi yang di fasilitasi oleh KBMN ini menjadi batu loncatan untuk saya menulis buku solo. Tiga dari 6 antologi yang di ikuti merupakan antologi puisi.
Mungkin sampai disini dlu perkenalan moderator, dilanjutkan untuk berkenalan dengan bintang yang bersniar pada malah hari ini, tak lain dan tak bukan Ibu Dr.Hj. E. Hasana, M.Pd. profil ibu Narasumber 
https://hasanahhalima.blogspot.com/2023/02/profil-e-hasanah.html

Luar biasakan perjalanan hidup dan pengalaman, serta prestasinya. Bunda Hasanah saya yang sudah luar biasa tetap menulis di blog. Dengan demikian jika kita gunakan mesin pencari sepeti google kita dapat menemukan nya.
15 menit sudah berlal, saya persilahkan Bunda untuk memaparkan materi pada malam hari ini, tentang Menulis Puisi

 Assalamualaikum wr Wb
Selamat malam Bapak/ibu Hebat. Perkenalan  ibu Hasanah. Malam ini kita akan berdiskusi tentang menulis puisi. Sebelumnya saya haturkan terima kasih kepada Om Jay founder KBMN PGRI, Bu Kanjeng, pak Brian, dan semua tim solid KBMN atas kepercayaannya. Mohon maaf sebelumnya saya sebenarnya bukan expert dalam puisi, hanya penyuka puisi saja dan ingin bertukar pengalaman dengan ibu bapak hebat semua. Saya sama seperti bapak ibu yang belajar menulis dari KBMN gelombang 18.
 Ini struktur puisi, ada baris atau larik, ada bait dan lainnya. Boleh disimak dulu.

 Jenis puisi secara umum ada dua jenis; puisi lama dan puisi baru.
Ini ciri-ciri puisi lama dan puisi baru.
 Sebetulnya menulis puisi itu sekarang mengikuti perkembangan dan perubahan bentuk dan isi sesuai perkembangan selera. Apalagi untuk pemula, nulis saja menggunakan kata-kata atau diksi yang enak di hati.
 Penekanan pada segi estetika dan penggunaan diksi, Rima, majas itu akan mempengaruhi keindahan puisinya.
Sekarang macam-macam puisinya. Ada puisi akrostik, puisi patidusa, puisi telelet, puisi 2.0 dan lainnya. Pokoknya menantang dech bagi penyuka puisi.
Ini buku puisi yang baru terbit, versi ISBN dan QRCBN ada juga, dari hasil belajar di kls KBMN ini beliau sudah menghasilkan 2 buku solo dan 78 buku antologi.

1. Cara menulis yang baik yang sesuai dengan kaidah2 yang disebutkan di atas ya, misalnya memperhatikan diksi, Rima, irama, larik, bait dan lainnya. Sesuai dengan jenisnya 
2. Pantun itu jenis puisi lama Bun. 
3. Cara mencari istilah/kata kiasan itu  dengan banyak membaca dan bisa buka kamus diksi.

Trik yang dilakukan adalah memilih tema sebagai acuan, menentukan kata kunci, memilih diksi yang tepat, menggunakan Rima atau majas misalnya, terus mengembangkannya dengan rasa/selera estetika kita.

Kadang saya kumpulkan kata2 indah dulu Bunda Dewi. Misalnya menemukan kata Bagaskara untuk matahari/mentari, Bimantara atau langit, misalnya.

Diksi itu pilihan kata-kata yang akan kita gunakan dalam puisi, hasil pemilihan secara cermat dengan pertimbangan makna, susunan bunyi, ataupun hubungan kata itu dgn kata2 lainnya dalam larik atau bait.
 Seperti ini kan terasa indah menggunakan kata gelap, menangkap, lengkap.
 
Jika puisinya ingin penuh diksi dan majas ya itu kumpulkan dulu diksinya bisa buka kamus diksi ya. Perhatikan irama atau bunyi diksinya, kadang aku memilih kata yg sulit dipahami pembaca. Mencari kata dgn mengacu pada sumber terpercaya dan baku, atau diksi yg sering digunakan penyair, terus mengembangkan puisinya.

Cara menentukan diksi yang tepat dalam puisi itu harus memperhatikan ketepatan kata dengan maknanya, kebenaran, kecermatan, keserasian kata, dan kelaziman digunakan dalam puisi Sebenarnya diksi yang tepat itu ya kata yg sesuai dan mengikuti kaidah bahasa.

Puisi

Semilir angin mendesah lirih
sayup sayup terdengar di telinga
jeritan hati terhampar nyata
menanti impian yang tak teraih

Yang tersisa hanya wajahmu
disudut relung hati sanubari
Dan sejumput kisah luka
yang bersemayam di kalbu

Wahai hati yang rapuh
kuatkah menanggung lara dikalbu
hanya isak tertahan lirih
dihamparan sajadah jatuh tersungkur

Ya ilahi...
Kuatkan hati ini
biar bisa berdiri
diatas kaki lemah ini

Kota hujan,
15 Februari 2023
Endang Ratna Juwita

Genta Literasi
Karya Rismalasari

Gelanggang literasi telah dibuka
Endapan gagasan biar membuncah
Nantikan karya spekta
Titik balik pencapaian 
Ada dan tiada dirimu yang tentukan 

Lihatlah semua sedang berpacu
Inspirasi dan motivasi hadirkan nyawa
Tetapkan hati terus berkarya 
Enyahkan keraguan 
Raih kemenangan dengan karya nyata
Asa mu harus diwujudkan 
Sesuatu yang berasal dari mimpi 
Inspirasi terindah jadi Genta literasi 

#puisi akrostik
Bandung, 8 februari 2023

TINGGAL NAMA
Karya: Farida Lisanti

Makan buah simalakama
Mendulang garam termakan asam
Dalam jantung mengorek luka
Pilih ibu, ayah tenggelam

Tanpa gumaman tanpa pesan 
Tinggal sepenggal sakral diucap
Hilang waktu hilang kesan
Hajat tak terlaksana sudah menancap

Senyum bisa terlintas 
Tapi batin tak terima
Hati tertambat hanya seutas
Hilang nyawa tinggal nama

Biarlah haru kini menderu
Biarlah hitam kini tenggelam
Yang merona biarlah biru
Masa lalu biarlah kelam

Lah kepalang buah kepayang 
Dimakan mabuk dibuang sayang  
Jangan ragu jangan bimbang
Kirim doa yang telah hilang

Air Mata

Kutahu persahabatan di antara kita begitu indah 
Seindah pelangi di angkasa 
Membias rona di saat ada rasa
Kutahu rindu itu tak bisa dikhianati 
Walau waktu terus merayap mesra
Mengukir relung kalbu tak tertawar harga
Jauh itu pasti
Sahabat selalu di hati
Biarlah mutiara menyusuri pipi yang jelita
Sebagai suatu bukti kita pernah sama merajut asa
Rustia Warnida

 Kuiklaskan dirimu pergi
Sudah beberapa kali kita di bawah empat mata
Membicarakan hubungan yang tak pernah terurai
Selalu kusut merangkai
Terkadang tak tesambung dalam beberapa waktu
Lantas terkait kembali
Kuikhlaskan dirimu pergi sekarang
Kuharap engkau mengambil keputusan yang bijak
Apakah kita melanjutkan perjalanan ini
Dengan segala kekusutan yang tidak pernah terusai habis

 Penantianku 

Senja telah berlalu
Matahari telah bersembunyi di balik langit malam
Bintang malu untuk menunjukkan wajahnya
Bulanpun enggan untuk mengintip
Malam ini .....sunyi
Jiwaku mengolah rasa untuk esok pagi
Membayangkan apa yang akan terjadi
Seolah hati ini penuh rasa 
Menanti sebuah jawaban yang pasti
Harapan cerah di masa mendatang
Doapun kupanjatkan
Hanya kepada Allah saja aku serahkan
Segala harapan dan impian
Semoga Tuhan mendengar 

Elizabeth Kanserita
Jakarta Barat

TERAS SENJA 
oleh: Moh. Ali Husni

Senja temaram di ufuk barat 
Terduduk di teras kunikmati senja 
Ditemani candi ala memerah redup
Menapak senja berganti petang 

Sayup kudengar panggilan Sang Maha 
Memanggil menggema bersautan 
Dari penjuru barat hingga timur 
Dari penjuru utara hingga selatan 

Sayup suara celoteh anak bersautan
Terdengar dari corong surau tua 
Di ujung jalan terjal tak beraspal
Sepi penghuni ramai binatang malam 

Kupaksakan kakiku melangkah 
Menelusuri jalan terjal tak beraspal 
Mencari celoteh anak bersautan 
Memenuhi panggilan-Mu mengharap ridho-Mu

 Mutmainah

 Bersimpuh dalam doa

Larung dalam balutan dosa
Senandika meronta
Memohon ampunan sang Maha Kuasa

Disaat lembayung tertatih, aku dalam kubangan kelam
Hara laksana cahaya terangi malam
Butiran dosa tenggelam
Berbaur menjadi bait bait doa terdalam. 

Saat dalu kubersimpuh 
Mengadu Amarta penuh peluh
Melangitkan segala rasa gundah
Berharap yang Esa memberi kasih
Kembali padaNya penuh kinasih

Cipanas 15 Februari 23

Padang
 _Elok Dewi_

 *P* ertama mengenalmu dikala kita duduk di bangku SMA
 *A* ku menyukaimu karena engkau sahabat yang baik
 *D* irimu selalu memperhatikanku dan selalu mengingatkan akan sholat jika kita berpergian bersama Samagat lainnya
 *A* ku Dan kamu. Kita adalah sahabat karib
 *N* amun seiring waktu berjalan ketika kita sudah menyelesaikan bangku kuliah, ada yang beda dari dirimu, ternyata aku benar. Engkau pun menyatakan kepadaku bahwa engkau ingin menjadi lebih dari sahabatku. Aku pun terpana dan aku pun menggelengkan kepala dan ucapkan engkau adalah teman baikku
 *G* alaupun membersamaimu, lalu engkau menjauhi dari kehidupanku. Ada rasa yang hilang, ada rasa yang hampa dan resah di hati, perhatianmu, kepedulianmu ku rindu. Kerinduan dalam balutan doaku "Jika jodohku pertemukan aku dan jika tidak jauhi aku darinya". Tetiba kau datang ketika ulang tahunku. I feel surprise and happy. So you talk to me that you love me. I was shy and just smile. It's mean that I love you too. Sekarang kau menjadi imamku, ayah dari anak-anakku. Raja di kerajaan samaraku. Together till Jannah. Sehidup sesurga adalah janji kita. Insya Allah Amin Allahumma Amin


#baitijannati
#kerajaansamaraelok
#sehidupsesurga

Padang, 15 Februari 2023.

 Munjawab puisi tantangan.

PENULIS
_By. Kang Khasan_

Menyusun kata membentuk kalimat
Mengeluarkan semua gagasan
Berharap menjadi 
Penulis
Buku
Mahkota impian
Menjadi angan terbesar
Memotivasi setiap jejak langkah.

Biarkan otak bekerja keras
Mencari kata terselip
Untuk menentukan
Tema
Biarkan jemari menari lincah
Mencari kata indah
Dalam menemukan Judul.

E. HASANAH

 _Elok Dewi_

 *E* ngkau sangat pandai merangkai kata kat indah menjadi puisi

 *H* adirmu dalam KBMN malam ini sangat ku nantikan
 *A* ku sangat mengagumimu
 *S* angkat menginpirasi pembelajaran darimu
 *A* ku ingin bisa merangkai puisi sepertimu
 *N* amun puisiku masih datar karena ku masih belajar
 *A* da asa yang hebat menyentuh kalbuku setelah belajar darimu
 *H* arapan yang selalu membersamaiku tuk menjadi seorang penulis puisi yang baik, Insya Allah Aamiin.

Padang, 15 Februari 2023


Niat Berilmu

Sepinya malam menemaniku
Mencari ilmu yang baru
Baru ketemu di malam syahdu
Bersama ibu Hasanahku

Kawan hatiku semakin memburu
Ingin meraih sesuatu yang baru
Kenapa KBM menjadi pilihanku
Disitu banyak guru berilmu

Bahagia rasa hatiku
Bertemu komunitas yang maju
Selalu ingin menambah ilmu
Agar mampu memajukan negeriku

Sri Rahayu


Puisi Untuk Aril
                 By: Miss Ezi
Nak....
Tahukah engkau
Bahwa suaramu mengguncang dunia?
Menggetarkan setiap jiwa 
Yang mendengarnya
Menghapuskan lara
Saat ia menggema

Nak...
Tahukah engkau
Berapa kali sudah 
Harapan ini akan anugrah yang kau punya
Menggaungkan ke setiap rongga udara
Sebagai ucap Syukur Kepada Ilahi
Betapa istimewanya dirimu

Nak...
Tahukah engkau
Ada masa orang percaya
Ada masa orang lupa
Ketika harapan diabaikan
Saat itulah...sukma kan pergi dan menjauh

Nak...
Tahukah engkau
Saat ini aku terluka
Pedih yang tak terbilang
Karena kau 
Telah torehkan
Untuk kesekian kalinya
Padaku
Yang selalu mangharapmu.


Estetika itu nilai-nilai yang dirasakan indah, bernilai seni jg. Baik dari unsur bahasa, bentuk, ataupun penampilannya. Keindahan yang membentuk satu keutuhan, keselarasan, dan keterpaduan makna. Semisal dalam indahnya puisi jenis telelet.


Cinta Tak Terkendali

Cinta adalah anugerah Ilahi
Cinta adalah berkah
Cinta adalah kebutuhan
Cinta adalah hawa nafsu

Cinta adalah keinginan atas sesuatu benda
Cinta adalah keinginan atas seseorang

Keinginan memiliki
Keingina mengakui
Keinginan mengeksploitasi
Keinginan karena hawa nafsu

Cinta jadi berkah jika sesuai porsinya
Cinta jadi musibah jika operdosisnya
kecuali cinta kepada sang maha pemilik hati cinta sang khalik

Cita harus sesuai kondisi
Cinta harus sesuai kebutuhan
Cinta harus sesuai situasi
Cinta harus sesuai peruntukan

Cinta terkendali karena hati yang memposisikan sesuai aturan-Nya
Cinta tak terkendali karena hanya mengikuti si hawa nafsu

Wahai hati pemilik cinta
Sungguh engkau penentu, pemilih, penimbang, pemberi cinta
Tetaplah pemilik cinta sejati
Cinta tak terkendali oleh waktu dan kondisi

Semoga hati ini selalu memiliki cinta tak terkendali 
Kepada pemilik jiwa dan raga Allah Maha Memiliki

AKU, KAU, TIADA ...
(Rosjida Ambawani)

Aku, siapa
Kau, siapa 
Aku, kau, bukan siapa-siapa

Aku, tiada ada dan tiada punya
Kau pun, tiada ada dan tiada punya
Kita, aku dan kau, tanpa punya adanya ...

mentari
bersinar menerangi alam
bak lentera di tengah malam
menerangi gelapnya hati yang temaram

Kejadian nulis puisi bertepapat waktu menyemak materi.
Maaf jika kurang sopan

Hanya suara tanpa wujud
Semuanya menutup hidung
Sembari berteriak 
Kentut
Bau
Mereka berpaling
Ada diantaranya melangksh
Membubarkan diri sambil mengumpat


 DUA DELAPAN
Dua delapan sekolahku
Untuk anak anak menuntut ilmu
Amanah dan jujur bapak dan ibu guru
Dengan penuh semangat menggebu gebu
Elok dan indah ciri sekolahku
Lingkungan bersih serta sejuk tak berdebu
Alangkah senangnya hatiku
Pandai dan cerdas generasiku
Antusias kami selalu setiap waktu
Niatan ikhlas tidak pernha jemu.

Malam

Malam untuk kembali kepadamu
Almaku terkunci lagi 
Serayu malam meninggalkan makna
Di dekatmu aku hanya perlu rasa 
Perlu dama

Malam
Agar tangan kita kembali berpaut.
Percaya dama tak pernah pudar

Malam berwara tiba- tiba
Hanya karena mendengarmu tertawa
Bukankah aku harsamu?

Malam saat kau gata
Aku menjadi milikmu
Tanpa pulasan

Tangerang, 15022023
Ratna Komala Juwita


SENIN CERIA
Secercah harapan menggugah angan
Energi berkolaborasi penuh intuisi
Nirmala cahaya berkelebat penuh canda
Indah penuh aroma kesucian hakiki
Netra menyala membawa asa untuk terus berjaga

Candu rindu terus menjelma
Enyahkan rasa nan trus mendera
Rindu bersama untuk bahagia
Indah bekolaborasi dalam aksi nyata
Apalah artinya kita tanpa bersama dalam riuh barisan kata
by. Soelistijani
KBMN 28

 Mengenalmu mendatangkan asa
Asa yang senantiasa ku langitkan
Rindu tak bertepi tercurah untukmu
Linangan bulir bening mewakili hatiku
Itulah ketulusanku untukmu
Namun, rindu dan asa tak jua bersua
Akhirnya, takdirlah pemangku segalanya
 
Pelukan Hangat Ibu
Oleh Lesterina Purba

Ibu

Di dalam daksa
Ada rasa enggan di dada
Dekapan hangat tak pernah kurasa
Tiada waktu untuk bercanda tawa

Ibu

Engkau selalu menjauh dan sibuk
Beribu alasan terucap dari bibir
Namun aku tak pernah benci 
Senyuman hangatmu tertutup awan kelabu
Penyebabnya adalah aku

Ibu

Kita dekat tapi terasa jauh
Engkau selalu berusaha menghindar
Agar tidak bertemu muka denganku
Aku merasa bersalah dan terasing

Ibu
Banyak hal yang ingin aku ceritakan
Dalam kekurangan aku pasti bisa memberikanmu bahagia
Aku rindu pelukan hangat dan senyum bahagia darimu

Bekasi, 16022023

Hadirmu yang ditunggu
Meregang jiwaku tanpamu.
Tempat curahan hati yang tak pernah bisu
Selalu menenangkan jiwaku .
Mendamaikan batinku
Mengundang kesadaranku untuk selalu dekat dengan mu
Ya Alloh ya Tuhanku.
Hadirmu dalam jiwaku selalu kutunggu

Dalam hening malam, dingin dan sepi 
Engkau mengundangku untuk bertemu.
Melepas rindu
Aku yang selalu pengap dengan kesibukan dunia 
Aku ingin bertemu
Hadirmu dalam jiwaku selalu kutunggu

Hujan Tak Kunjung Reda

Awan hitam bersama gelapnya awan
Di kejauhan terdengar gemuruh bersahutan
Pertanda airmu akan turun ke bumi

Tetes demi tetes membasahi
Bumi yang tak lelah menerima
Setiap guyuranmu

Kupandangi setiap sudut halaman
Tak tersisa aliran airmu
Hanya puring-puring yang menari 
Menyambut tetesanmu

Dibalik kaca kulihat rata tak tersisa 
Banjir mengalir menggenangi
Halaman rumahku ini

Gunungkidul, 15 Pebruari 2023
Siti Maunah

Harapan
pelangi itu belum hilang selama mendung bergelantung 
   warna nya akan tetap sama 
Selama belum terkena sang surya 
  Biar ku lukis nama ku di sana 
mungkin masih ada yg tersisa

candra 2023

Belajar dalam Sunyi
Oleh Dyah Ku

Malam mulai menarik selimutnya
Terdengar merdu nyanyian hujan
Sunyi binatang dalam tidurnya
Bulan pun ikut berselimut awan

Tak tik terdengar suara asing
Seorang murid sedang asik mengetik
Membaca dan kemudian menulis lagi
Belajar dalam keheningan suara keyboard yang ditekan

Mari kawan tetap semangat meneladan
Walaupun letih dan lelah badan
Mari terus berkarya
Untuk mengekspresikan diri kita

 SEMARAK
     Karya : Nurfatuh
S - imfoni mengalun begitu syahdu
E - engkau dan aku masih meramu sebuah rindu
M - alam berganti namun rasa semakin candu
A - ada hasrat terdalam ingin segera menatap dirimu
R -asa yg terpatri mustahil menjadi jemu
A - langkah jenaka ikatan antara aku dan kamu
K - arena penawar rindu hanya sebuah kata Temu.

Diksiku Terbelenggu

Pertemuan diujung waktu
Membuat lidahku kelu
Rangkaian kalimatku terbelenggu
Meninggalkan sesak dan senyum sayu

Lembayung menyapa malam
Meninggalkan senja temaram
Dan sesalpun tak kunjung padam
Diksiku hanyalah renjana muram

Eka Yulia
Seruyan, 2023.

Hisab
Karya : Hasbi Aprizal

Rintikan malam membawa berita
Mengisahkan kabar dari utara
Riuhnya bersapa dengan pancaindra
Membalut kata dengan cerita

Angin malam seperti berkata
Menyimak makna dibalik kata
Derasnya terasa hingga dada
Ada apakah dengan dunia 

Mari merenungkan nasib kita
Sudahkah siap untuk semuanya
Tarikan nafas yang tersisa
Akan menjadi sebuah tanda

Sukabumi, 2023

Hawa dingin menerpa kalbu
Menyengat lentera netra.
Menyembulkan riak yang berarak turun 

Hati terisak 
Hampa tapi sesak

Tekanan melesak 
Mencerai rasa dari raga. 
Sensasi dikhianati
Sukma mati tanpa hati

Manado, 15 Februari 2023
Helny Untu

 Tantangan puisi

Kiki#Grobogan Jawa tengah๐Ÿ™๐Ÿ˜Š

Aku lelah

Sebentar saja...
Kan kulepaskan sakit di dada
Kan kuhempaskan lara di jiwa
Aku lelah...
Perih namun tak terluka
Tersayat namun tak tergores
Nurani tak mengerti kata hati
Riang namun tak senang
Aku lelah...
Ingin kulari...
Namun sedikitpun raga tak mampu beranjak
Ingin kuteriak...
Namun bibir menolak
Aku lelah..
Anganku semakin menderu
Seperti langit yang kelabu
Sinar cahaya pun tak mampu menembus bumiku
Ya Allah....
inikah ujianMu?
Inikah jalan hidupku?
Kupejamkan mata ini
Kubuka tangan ini 
Berharap...
agar Engkau memberi satu celah sisi 
Harapan yang pasti
Hidupku Kehendak illahi Robbi

Selaksa Hayati
Buah pena: Ellabasri

Setiap langkah hidup yang kulalui
Penuh makna yang berarti 
Menapaki hidup penuh misteri 
Menjadikanku melangkah tak bertepi
Hidup bak fatamorgana 
Hilang timbul bersama 
Hitam putih merah jingga
Datang silih menyapa
Dosa, sesal, asa jiwa
Berkelebat selaksa sukma
Riuh resah hati
Tak kan diam selama

Sesak jiwa terasa

Timbul tenggelam
Bersama waktu semesta

BALADA SENJA 
oleh: Lucy

Aku ingin menjadi dia
Yang kau kata cantik
Aku ingin menjadi dia
Yang selalu kau lindungi
Aku ingin menjadi dia
Yang selalu dalam rindumu
Aku ingin menjadi dia
Yang jadi sebab kau tundukkan pandang 
Kuingin menjadi dia
Yang kan kau beri sgala kehangatan
Aku ingin menjadi dia
Penyebab senyummu yang menawan
Kuingin menjadi dia 
Yang slalu dalam cintamu

Senyummu terukir di kalbu
Kaulah yang kurindu
Jadikanlah ku senja dan lautmu

A bird with broken wings

I am like a bird with broken wings
perches in a broken twig
in the middle of empty desert
of being ignored
of being lonesome
wind blowing worsens all

Then suddenly
rain pours heavily
growing grass and trees
giving fragrant on dried soil
healing my broken wings

Now I can fly again
high in the sky
seeing the green land
under the horizon lane

Dear,
thanks for bringing the rain
by the words you are saying
and longing you are delivering

Yuniati Akbariah, 2023.

sebagai pentup materi kita malam hari ini, mngkin ada closing statment dari Bunda HAsanah

 Semangatku

Semangatku menyala bagai mentari
Yang menghujani bumi tiada henti
Dengan kasih suci nan murni
Kemilau menyambar hati nurani.

Semangatku mengembara
Ke seluruh belantara
Juga menyusuri padang gersang di sana
Kutemui asa - asa membahana
Bagai membawaku ke nirwana
Yang selalu nikmat terasa

Semangatku terbang ke angkasa
Bersama sang ternama
Yang selalu memberikan rangkulan mesra
Terbuai aku dibuatnya
Hilang sudah sepi merana
Yang ada hanya
Semangatku yang terus menggelora


Banjarnegara, 15 Februari 2023

Lely Suryani


Nama penulis biasanya disimpan di bawah judul, diakhiri Titi mangsa ya.

NELANGSA
#bu kanjeng

terkulai
dilanda kecewa
getir
menguyah derita
kesepian
menyelimuti 
malam panjang
dalam penantian
kerontang raga
dendam dibawa
ke pangkuan ilahi

Surakarta Hadiningrat 15022023
#P.2.0
#58

 Seandainya Mereka Tau
Kasmin

Sunyi,senyap kadang kurasakan.
Bising, Riuh sering menghampri setiap aktivitasku
Kadang aku heran disetiap ku ada diperjalan 
Dikota yang penuh dengan sesak kendaraan 
Penuh dengan polusi asap.
Kutatap banyak orang begitu cepat
Cepat melajukan kendaraan 
Tampa menghiraukan diri sendiri
Apalagi menghiraukan orang sekeliling
Kadang ku bertanya
Apa yang mereka kejar
Apa yang mereka inginkan
Ketika Azan berkumandang
Jarang orang lari secepat kilat
Seperti saat mereka mengendarai kendaraan
Ketika suara azan terdengan ditelingga 
Jarang dan sedikit dari mereka yang mendengar panggilan
Panggilan Yang Maha Kuasa
Untuk selalu taat Padanya
Padahal…
Jika mereka sadar
Hidup ini hanya sementara
Kepastian hanyalah Kematian
Tampa Harta dan Tahta,

Pasir di dahi
karya M. Zain Widodo
Perjalanan panjang hidup kulalui
Sekedar mampir untuk minum
Dahaga hilang terobati sejenak
Tak terbendung rasa hati ingin bersujud
Lama aku sujud tanpa alas
Banyak pasir di dahi
Sebagai bukti sujud pada Ilahi

Menulis Puisi Mengasyikkan
Ahmad Fatch, 15 Februari 2023

Kegiatan KBMN PGRI 28 pertemuan yang ke 17. Bersama bunda Hasanah. Pemaparan materi yang disampaikan oleh Bunda Hasanah sangat mengasyikkan. Jenis-jenis puisi dalam karya sastra beliau sampaikan semuanya.

Seperti biasanya Bunda Hasanah selalu menantang para peserta untuk membuat puisi. Tema tantangan puisi yang disampaikan oleh Bunda Hasanah bertema bebas. Artinya boleh berkaitan dengan apa saja. 

Menulis puisi itu memang mengasyikkan karena kita dapat mengungkapkan apa yang ada di dalam hati dalam bentuk sebuah tulisan yang bermakna. Puisi-puisi bisa ditulis dengan diksi-diksi yang indah atau sesuai dengan selera kita si pembuat puisi.

Hari ini saya menulis puisi dengan judul "Menulis Puisi Mengasyikkan"

Menulis Puisi Mengasyikkan
Oleh : Ahmad Fatch

๐Ÿ‘‡Menulis puisi mengasyikkan
๐Ÿ‘‡Ungkapan makna yang tersirat di dalam dada, dapat kita ungkapkan dalam untaian kata
๐Ÿ‘‡Dengan bentuk bait-bait dan larik-larik yang indah
๐Ÿ‘‡Mewakili ungkapan hati dengan makna

 "Menulis Puisi Mengasyikkan", Klik untuk baca:
https://www.kompasiana.com/ahmadfatch7055/63ece45d4addee06b7129402/menulis-puisi-mengasyikkan

PUISI BERCERITA
Kupandangi Pandan wangi
Teringat ketika dulu kita di sini
Duhai Kembara peraih cinta
Masih adakah sedikit rasa pelantun jiwa

Nun, Duhai Kanda
Lihatlah goyang rumput berdendang di halaman
Sembuhkan hati gulana
Menanti kanda tak pulang jua

Ketika itu Kanda senyum sendu
Menatap bijak seribu sembilu
Aih..., kenapa Kanda tak jua temui
Meski hanya menyapa di mimpi

Kanda, tlah kuikhlaskan kau kembali
Ke Haribaan Maha Suci
Melati kan tetap bersunyi diri
Sampai tiba masa itu kembali  


Semarang di Sunyi tak bertepi,
Medio Februari
HARI. Utami

 Menulis Puisi Mengasyikkan
Oleh : Ahmad Fatch

๐Ÿ‘‡Menulis puisi mengasyikkan
๐Ÿ‘‡Ungkapan makna yang tersirat di dalam dada, dapat kita ungkapkan dalam untaian kata
๐Ÿ‘‡Dengan bentuk bait-bait dan larik-larik yang indah
๐Ÿ‘‡Mewakili ungkapan hati dengan makna

๐Ÿ‘‡Menulis puisi sangat mengasyikkan
๐Ÿ‘‡Kutulis puisi ini sebagai makna di dalam jiwa
Melahirkan deretan untaian kata
๐Ÿ‘‡Berbaris dalam keniscayaan yang nyata

๐Ÿ‘‡Menulis puisi memang mengasyikkan
๐Ÿ‘‡Indah nian rangkaian makna
Dapat mewakili perasaan di dalam dada
๐Ÿ‘‡Bahkan terkadang perasaan jiwa dapat diungkapkan dengan baris-baris kata

๐Ÿ‘‡Menulis puisi sungguh mengasyikkan
๐Ÿ‘‡Indah berbagi di dalam kata
๐Ÿ‘‡Dengan makna-makna tersembunyi ditampilkan dalam baris-baris cinta
๐Ÿ‘‡Dirangkai dengan kata indah mempesona

๐Ÿ‘‡Menulis puisi mengasyikkan
๐Ÿ‘‡Sangat mengasyikkan
๐Ÿ‘‡Memang mengasyikkan
๐Ÿ‘‡Sungguh mengasyikkan

Bekasi, 15 Februari 2023

Puisi
Ngelangutkan Jiwa

Semilir angin mendesah lirih
sayup sayup terdengar di telinga
jeritan hati terhampar nyata
menanti impian yang tak teraih

Yang tersisa hanya wajahmu
disudut relung hati sanubari
Dan sejumput kisah luka
yang bersemayam di kalbu

Wahai hati yang rapuh
kuatkah menanggung lara dikalbu
hanya isak tertahan lirih
dihamparan sajadah jatuh tersungkur

Ya ilahi...
Kuatkan hati ini
biar bisa berdiri
diatas kaki lemah ini

Kota hujan,
15 Februari 2023
Endang Ratna Juwita

                     Semangat Menulis
Karya : Sim Chung Wei

Meski angan terbuai dalam diksi
keindahan kata tiada akhir
tak lupa mengisi persensi
meski malam ini kelas telah berakhir

Jiwaku kini merindu
bertemu, pererat silaturahmi 
satu kelas yang seru
meski malam sudah bersemi

Mataku mengajakku rebah
namun semangatku tetap menyala
memberi harapan cerah
untuk menjadi jembatan cakrawala

Jakarta, 15 Februari 2023
SELALU BERGERAK

Karya : devi zainyliany

Kami guru penggerak
Terinspirasi dari konsep gerak benda
Berpindah posisi hingga energi potensial menjadi energi kinetik.
Maka kami bertekad berpindah posisi dari tidak tahu menjadi tahu
Dari sudah tahu menjadi lebih tahu
Dari kurang baik menjadi baik
Dari baik menjadi lebih baik
Dari potensi menjadi karya nyata.

Kami adalah guru penggerak 
Terinspirasi dari bumi yang selalu berputar pada porosnya
Dari benda langit yang selalu bergerak pada lintasannya
Hingga tercapai keseimbangan kehidupan
Maka kami bertekad
Selalu melakukan pergerakan dalam jalurnya untuk mencapai keseimbangan peradaban manusia.

Kami adalah guru penggerak
Terinspirasi dari siklus air
Dari laut kembali ke laut, berubah wujud untuk manfaat bagi kehidupan.
Maka kami bertekad apapun peran kami sebagai warga sekolah, warga masyarakat dan warga negara, kami harus selalu memberikan manfaat untuk keluarga, masyarakat, bangsa, agama dan negara.

Kami adalah guru penggerak
Yang menjadi agen perubahan menuju kebaikan
Menjadi agen pembelajar yang menularkan keilmuan
Menjadi agen pendidik yang menumbuhkan karakter.

Kami adalah guru penggerak
Walaupun di penghujung usia
Tak lagi nadi berdenyut
Tak lagi jantung berdetak
Namun amal jariyah kami semoga tetap bergerak menggapai JannahNya

Bekasi, 5 Desember 2022
Diatas adalah kumpulan puisi yang dibuat oleh peserta KBMN Gelombang 28, sayang untuk dibuang lebih baik saya simpan di blok

Senin, 13 Februari 2023

Resume ke-16 KBMN Gelombang 28

Resume Ke -16 KBMN Gelombang 28
Tanggal            : 13 Februari 2023
Narasumber     : Nur Dwi Yanti, S.Pd
Moderator        : Dail Ma'ruf, M.Pd
Tema                 : Menulis Buku Cerita Digital
Dibuat oleh      : Nunung Fika Herawati Efendi, S.Pd
Malam ini pertemuan yang ke 16 materi kali ini melalui Zoom Meeting, biasanya hanya dengan tulisan di grup Whatshapp. Malam ini memiliki tantangan tersendiri jika meresume melalui aplikasi Zoom Meeting ini, karena harus menyimak dan tiga kali terpental keluar zoom selama 3x tetapi harus berusaha membuat resume sebaik mungkin. 

Ibu Nur Dwi Yanti, S.Pd adalah guru SDN Muncul 03 Kota Tangerang Selatan. Beliau memulai materi dengan melalui Quiziz. Buku digital adalah salah satu jenis buku/bacaan yang hadir dalam bentuk softcopy atau elektronik yang kemudian bisa dibaca menggunakan perangkat digital baik itu smartphone maupun komputer. Contoh sederhana yang biasa kita temui adalah PDF yang berisi materi-materi atau umumnya biasa disebut dengan E-book.
Fungsi Buku Digital : Sebagai salah satu alternatif media belajar. Sebagai media berbagi informasi.
Tujuan Buku Digital : Memberikan kesempatan bagi pembuat konten untuk berbagi informasi dengan mudah, dengan cara yang menarik dan interaktif. Melindungi informasi yang disampaikan, sebagai contoh buku berbasis kertas jika perawatannya kurang maka akan rapuh atau menjadi serbuk-serbuk. Mempermudah proses memahami materi ajar. Karena bisa dibuka dimana saja dan kapan saja.
Efisiensi Buku Digital Praktis Segi-segi fisik lebih efisien, dengan terkuranginya buku yang kita bawa didalam tas. Dapat diakses dimana saja. Dapat disimpan file e-book tertampung di dalam memory.
Ramah lingkungan.

Kostumisasi : Bisa dapat menyesuaikan kebutuhan size ukuran bacaan, tetapi ada negatifnya juga yakni radiasi jika terlalu lama terhadap mata, jadi gunakanlah dengan bijak.
        Narasumber mencontohkan membuat cerita gambar dengan canva. Itu sangat mudah, karena formatnya sudah ada tinggal mengisi konten dengan kreativitas kita.
Ada menggunakan Photoshop dalam pengeditan gambar.


Ini contoh dikonversi dengan video bisa dari power points, 

Cergam digital
ini bisa dibuat dulu di Photoshop kemudian dikonversi ke canva
ketika membuat cerita digital itu bisa membuat cerita sendiri. 
Kita dalam mencoba buat aplikasi tersebut, jangan sampai bilang yang sulit tapi harus mencoba lagi, jadi kita harus yakin ketika menghadapi komentar,misal tidak ada lebihnya ,kita tidak boleh patah semangat.
 Kita bisa belajar untuk membuat pelatihan secara konkret akhirnya cara praktis.
Pertanyaan dan jawaban dalam zoom:
1. Ketelatenan yang dibutuhkan , kesulitan ada dua buat cerita dan mengedit. Itu butuh kesabaran. Bagaimana langkah kita punya konsep cerita, menuangkan cerita menuangkan gambar, kalau bisa gambar sendiri kalau tidak bisa gambar sendiri.
Aplikasi yang murah dan tidak berbayar, bagaimana? Sebenarnya buat gambar buku digital itu sama seperti buku biasa, yang pertama dengan konvensi dengan pdf, gambar diperoleh jika ambil d google dengan copy right, kita bisa sertakan dengan gambar bisa kolaborasi dengan ahli gambar. Gambar sketsa sendiri anak diajak gambar, kemudian dibuat ilustrasi. 
2. Dulu ada komik dengan sketsa, karena semua tidak bisa jago, bisa juga boneka di foto baru dibuat cerita, itu adalah salah satu cara untuk konversi cerita
3. Ada aplikasi gratis di aplikasi ambil foto diambil dalam komik buku. 
4. Bagaimana yang manula diberikan dengan buku panduan, kemampuan menggunakan komputer jika yang sudah lansia sudah kesulitan. Memang kalau proses pembuatan digital itu mau ada HaKi atau secara gratis, itu nanti akan dicoba dengan pelatihan khusus, yang paling sederhana.
5. Untuk Langkah-langkah apa sama dengan buku non fiksi, apa hanya ditambah gambar. Ketika buat buku fiksi digital harus ada konsep dulu mau diberi gambar apa tidak, itu dbuat konsep dasar dulu. Ketika fiksi dan non fiksi itu tujuannya mau dibuat seperti apa, seperti cerita fiksi dibuat si pembaca siapa nanti tujuan seperti apa.
Kalau non fiksi ada daftar pustaka kalau fiksi ada sumber.
6. Minimal e book itu berapa lembar, kalau mau ambil suara background dari pihak lain agar tidak dari pihak lain. Biar tidak kena cas atau plagiat atau copyright apa lirik yang sama, tarian kreasi sendiri. Apa buku digital itu bersifat educati atau komersil. Kalau sifat educati biasanya tidak ada masalah.
7. Syarat pembuatan komik tidak ada syarat khusus, itu hanya ilustrasi karya, itu harus ada penerbit yang ada didalamnya, biasanya ada ketentuan. 
8. Jika e books tidak ada penerbit maka digital gratis Jika kita menulis buku menggunakan referensi dari e-book di mana dalam e book tersebut tidak terdapat nama penerbit dan tempat penerbitan. Bagaimanakah cara menuliskan daftar pustakanya? 
9. Dalam membuat buku digital dan menggunakan aplikasi untuk membuat buku tersebut. apakah ada spek atau ketentuan untuk leptopnya atau pc yang digunakan?
10. Bu Dewi  sudah pernah belajar menggunakan Ibispaint dan juga medibang dan membuat beberapa karya yang saya kirim di pngfree. tapi saya belum terfikir membuat komik. pertanyaan saya. apa ada contoh komiknya, dan apakah ada syarat khusus dalam pembuatan komik tersebut
11. Jika kita menulis buku menggunakan referensi dari e-book di mana dalam e book tersebut tidak terdapat nama penerbit dan tempat penerbitan. Bagaimanakah cara menuliskan daftar pustakanya? 
Ada aplikasi spt flipbook tp online, namanya BookCreator.
Jenis-jenis format buku digital adalah: EPUB(Electronic Publication), MOBI( MobiPocket), PDB( Palm Databse File), PDF(Portable Document Format), KF8 (Kindle Fire Format).
Aplikasi dan Buku Digital Berbasis Web 
https://ditpsd.kemdikbud.go.id/buku/kategori/cerita-anak-2
https://legutykids.com/
Atau mendowload melalui playstore :
iPUsnas, Amazon Kindle, Google Play Books, Wattpad, Libby By Overdrive
Aplikasi Pemformatan Buku Digital
https://sigil-ebook.com/
https://www.scribus.net/downloads/
Photoshop, Libre Office atau MS Office, Audacity/format factory, Avidemux/format factory, Canva, Powtoon
Salam literasi belajar tidak ada kata terlambat bagi yang mau berusaha. 

Jumat, 10 Februari 2023

Resume ke-15 KBMN Gelombang 28

Resume ke 15 KBMN Gelombang 28

Tanggal: 10 Februari 2023
Narasumber: Yulius Roma Patandean,S.Pd
Moderator : Arofiah Afifi, S. Pd.
Tema         : Langkah Menyusun Buku Secara Sistematis.
Dibuat oleh  : Nunung Fika Herawati Efendi.
Dengan menulis dan menerbitkan buku, kita telah menghargai diri kita sendiri, narasumber kelas KBMN 28 malam ini Bapak Yulius Roma Patandean,S.Pd adalah sebagai penulis dan editor profesional dan menyandang kelulusan ujian sertifikasi penulisan buku Non Fiksi. Beilau lahir di Toraja pada tanggal 6 Juli 1984 dan menjadi guru bahasa Inggri di SMA Negeri 5 Tana Toraja sejak tahun 2015.

Ternyata ada aplikasi yang bisa digunakan agar tulisan naskah buku itu bisa sistematis, yaitu Zotero dan Mendeley yang populer di kalangan mahasiswa dan akademisi.

Cara membuat daftar isi, kutipan, daftar pustaka https://youtu.be/eePQwyHAcjw

Cara membuat indeks pada tulisan https://youtu.be/mS8bfNZT-rA

Cara membuab Judul Bab dan sub bab secara otomatis https://youtu.be/jXPr59aWJSc
Berikut penjelasan buku secara sistematis.

Cara Membuat Indeks Pada Tulisan Berbentuk Buku
Pertama blog satu kata yang ingin dijadikan indeks, lalu memilih referensis di toolbar dan klik mark entry, lakukan pada semua kata yang ingin diindeks.
Setelah itu pilih mark dan close.
Untuk menghilangkan tampilan yang berubah setelah di-mark/tandai, klik home lalu pilih tanda so high.
Untuk mengecek kata-kata yang sudah diindeks, klik kembali referensis, insert indeks dan ok

Cara Membuat Judul dan Sub Judul Tulisan Pada Naskah Buku Secara Otomatis
Pertama siapkan naskah daftar isi buku, sorot teks yang ingin dibuat sebagai Bab.
Lalu klik page layout lalu pilih size A5. Untuk margin dapat disesuaikan
Setelah itu blog teks klik home dan pilih heading 1 dengan ukuran 14 atau sesuai keinginan. Umumnya, heading 1 dipakai untuk penulisan nama bab. Heading 2 digunakan untuk penulisan nama sub bab, dan heading 3 digunakan untuk penulisan sub bab bab.
Terakhir pilih Modify untuk mengatur format yang dibutuhkan. Done
Dari dua panduan di atas, peserta di minta untuk melihat tayangan YouTube untuk melihat penjelasannya.

Pak Roma menjelaskan jika masih ragu-ragu, maka COBALAH. Menulis, menyusun dan mengedit naskah buku tidak bisa menjadi ala bisa karena biasa semata tanpa ada DICOBA atau dipraktekkan. Dengan mencoba, maka akan timbul rasa penasaran untuk menjalaninya.

Ada pahit, manis, asam, asin, kecewa dan bahagia kala mencoba.
Percobaan mendorong teman-teman untuk berbuat lebih untuk menjawab rasa penasaran. Pertanyaannya, apakah sekedar selesai mencoba atau mau melanjutkan? Jika hendak melanjutkan, maka LAKUKAN dengan segera. Praktekkan sekaligus, biarkan mengalir bersama jari-jari mungil teman-teman.
Percobaan mendorong teman-teman untuk berbuat lebih untuk menjawab rasa penasaran, Melakukan proses lebih dalam menulis membutuhkan dorongan lebih pula. Tidak hanya dorongan untuk membuat tulisan, yang lebih utama adalah niat menghilangkan rasa penasaran di pikiran. Penasaran tentang apa yang akan kita tulis, susun dan terbitkan.. Pertanyaannya, apakah sekedar selesai mencoba atau mau melanjutkan? Jika hendak melanjutkan,  

Ketika Menulis harus menjadi sebuah budaya. Maka, BUDAYAKAN! bersama dengan praktek menyusun dan mengedit naskah. Menghasilkan sebuah karya tulisan sederhana tidak bisa tercapai dengan maksimal jika didorong oleh paksaan. Membudayakan menulis adalah proses menuju karya.

KONSISTEN adalah langkah pamungkas dalam teori menulis, menyusun dan mengedit naskah yang selama ini kita lakukan. Budaya menulis yang baik adalah ketika kita menjadi konsisten dalam mempraktekkannya.

Melakukan proses lebih dalam menulis membutuhkan dorongan lebih pula. Tidak hanya dorongan untuk membuat tulisan, yang lebih utama adalah niat menghilangkan rasa penasaran di pikiran. Penasaran tentang apa yang akan  tulis, susun dan terbitkan.

Ada bebrapa pertanyaan dari peserta dan jawaban narasumber  yaitu: 

Cara Masuk ke pdfdrive. Di sana ada ribuan bahkan jutaan buku-buku online dengan versi Gratis untuk kita gunakan. Pdfdrive adalah perpustakaan portable Ini linknya: 
https://www.pdfdrive.com/

terkait DOI jurnal terkunci, maka kita harus mengikuti petunjuk/anjuran/aturan dari penerbit jurnal tersebut. Biasanya berbayar, makanya tertutup. Saya baru sekali menggunakan Mendeley dan Zotero, jadi kurang familair lagi. Sudah terlanjur suka versi Ms Word 

aplikasi menulis paling populer di android dan narasumber memberikan saran yaitu Wattpadd, Gramedia Writing Project, Writer Tools, Writer Plus, Novelist, dan lain-lain
Dari pertanyaan ibu Samsinar tentang alasan narasumber memilih Microsoft Word yang gratisan, dan menurut pak Roma adalah MS mudah diaplikasikan dan terdapat di mana-mana, tak butuh internet untuk menggunakannya. Fasilitas ada di semua vers Ms Office.

Cara mudah agar dapat memulai kata-kata saat memulai menulis, dan jawaban pak Roma adalah langsung tuliskan saja
Jika berantakan, biarkan tidak beraturan, jika ada waktu luang untuk membaca barulah urutkan kembali.

Jika buku kita adalah kumpulan artikel yang ditulis di blog dari hasil resume KBMN gel 28, bagaimana menyusun judul dan babnya. sementara setiap pertemuan dibahas masing-masing tema yang berbeda-beda, Langsung praktekkan saja pak di Ms Word berikan judul sesuai judul materi tiap pertemuan. Tinggal mengurutkan yang sama atau mirip topiknya. Sehingga naskah bukunya menjadi buku solo bentuk Bunga Rampai.

1.Apakah menulis di buku sistematika penulisannya sama dengan kita menulis non fiksi di blog pak?Contoh judul buku Solo kontennya dari artikel di program belajar menulis. Ini saya sistematiskan menggunakan Ms. Word
2.Apakah bisa sharing chat ke pak Yulius jika ada hal2 yang ingin kami tanyakan lebih lanjut tekait materi malam ini? 

1. Menulis di blog sebenarnya bebas, tinggal mengikuti tools yang ada di template sehingga lebih teratur dan menarik untuk dibaca. Bagi saya metode menulis buku sedikit berbeda dengan menulis di blog. Uniknya, naskah di blog, bisa dijadikan naskah buku dan naskah buku bisa dijadikan resensi di blog.

trik agar bisa menulis cepat dalam seminggu hingga menjadi buku, dan jawaban pak Roma konsisten dan luangkan waktu, gabungkan referensi dari pengalaman pribadi dengan referensi dari sumber lain seperti internet, surat kabar, youtube dan lain-lain.

Demikian materi yang bisa saya tangkap pada pertemuan KBMN gelombang ke 28 malam ini, semoga bisa bermanfaat.

Rabu, 08 Februari 2023

Resume ke-14 KBMN Gelombang 28


Resume ke 14 KBMN gelombang ke 28

Hari/Tanggal : Rabu, 8 Februari 2023
Narasumber : Musiin, M.Pd.
Moderator     : Yandri Novita Sari, S.Pd.
Tema              : Konsep Buku Non Fksi
Ditulis oleh.   : Nunung Fika Herawati Efendi, S.Pd
Malam ini pertemuan ke-14 dari 30 kali pertemuan yang sesuai rencana. Satu per satu berguguran ketika membuat resume, tapi yakinlah gurgur satu akan tumbuh seribu kata om Jay sang motivator Buat yang ketinggalan tetap semangat, masih ada waktu untuk menyusul. Tetapa semangat dan jaga sampai di akhir kegiatan kelas belajar menulis nusantara KBMN PGRI.

Malam ini kita akan ibu Musiin sebagai narsumber dan ibu Yandri Novita Sari sebagai moderator. Mari kita siapkan diri untuk mendapatkan ilmu baru dari pakarnya. Selamat belajar bersama.
Fiksi dan nonfiksi tentu dua hal yang berbeda. Perbedaan buku fiksi dan nonfiksi diantaranya bisa ditinjau dari bagian isi buku. Buku fiksi ditulis berdasarkan imajinasi, sehingga isi dari jenis buku ini lebih banyak berupa cerita yang menghibur dan membangkitkan emosi sedangkan non fiksi adalah suatu karangan yang isinya bukanlah imajinasi tetapi merupakan suatu karya seni yang faktual atau mengandung kebenaran.

Pentingnya bagi seorang penulis untuk mengetahui konsep buku karena hal ini berkaitan dengan pola yang akan memudahkan proses penulisan buku agar terhindar dari kemandekan ide atau bahasa kerennya terhindar dari virus writer's block .

Tema kali ini mengupas materi tentang Konsep Buku Nonfiksi bersama Ibu Musiin, M. Pd.

Biografi Narasumber
Bu Musiin atau akrab dipanggil Bu Iin merupakan guru Bahasa Inggris di SMPN 1 Tarokan Kediri kelahiran Kota Tahu Takwa Kediri. Bu Iin juga merupakan peserta KBMN gelombang 8 yang berhasil duet dengan Prof. Eko Indrajit, karya buku mayor beliau berjudul Literasi Digital Nusantara Meningkatkan Daya Saing Generasi Muda Melalui Literasi.

Selain menjadi penulis, beliau juga Founder Organisasi Swadaya Masyarakat YAPSI dan juga Founder PT In Jaya. Beliau alumni IKIP Negeri Malang ini juga berhasil menempuh Short Course di SEAMEO RELC di Singapura pada tahun 2015.

Tulisan ini bersifat objektif dan berbasis data dan fakta.
- Tulisan ini bersifat objektif dan berbasis data dan fakta.
-Bahasa yang digunakan juga bersifat denotatif, apa adanya.

Dalam penulisan buku nonfiksi ada 3 pola yaitu:
1. Pola Hierarkis (Buku disusun berdasarkan tahapan dari mudah ke sulit atau dari sederhana ke rumit) 
Contoh: Buku Pelajaran

2. Pola Prosedural (Buku disusun berdasarkan urutan proses.
Contoh: Buku Panduan

3. Pola Klaster (Buku disusun secara poin per poin atau butir per butir. Pola ini diterapkan pada buku-buku kumpulan tulisan atau kumpulan bab yang dalam hal ini antar bab setara)
Pola yang dipakai Bu Iin dalam menulis buku Literasi Digital Nusantara adalah pola ketiga yakni Pola Klaster.

Proses penulisan buku nonfiksi terdiri dari 5 langkah, yaitu:
1. Pratulis
2. Menulis Draf
3. Merevisi Draf
4. Menyunting Naskah
5. Menerbitkan
Langkah Pertama
 1. Pratulis
1. Menentukan tema
2. Menemukan ide
3. Merencanakan jenis tulisan
4. Mengumpulkan bahan tulisan
5. Bertukar pikiran
6. Menyusun daftar
7. Meriset
8. Membuat Mind Mapping
9. Menyusun kerangka

Tema bisa ditentukan satu saja dalam sebuah buku. Tema dari buku nonfiksi adalah parenting, pendidikan, motivasi dll.

Untuk melanjutkan dari tema menjadi sebuah ide yang menarik, penulis bisa mendapatkan dari berbagai hal, contohnya 
1. Pengalaman pribadi
2. Pengalaman orang lain
3. Berita di media massa
4. Status Facebook/Twitter/Whatsapp/Instagram
5. Imajinasi
6. Mengamati lingkungan
7. Perenungan
8. Membaca buku
9. Survey
10. Wawancara

Artinya, kita tidak akan bisa menulis dengan bagus, jika kita tidak pernah membaca dan mengupdate pengetahuan kita.

2. Menulis Draft
Contoh penelusuran dan peguatan ibu moderator dalam hal menulis adalah:
Tema yang diangkat di buku beliau adalah pendidikan. Ide berasal dari berita di media massa, mengamati lingkungan serta diperkuat dari materi di Prof EKOJI Channel dengan judul Digital Mindset (The Key to Transform Your Organization) yang tayang pada tanggal 20 Maret 2020

Referensi berasal dari data dan fakta yang saya peroleh dari literasi di internet.
Referensi penulisan buku bisa dari sumber berikut ini.
1 . Pengetahuan yang diperoleh secara formal , nonformal , atau informal ;
2. Keterampilan yang diperoleh secara formal , nonformal , atau informal ;
3. Pengalaman yang diperoleh sejak balita hingga saat ini ;
4. Penemuan yang telah didapatkan.
5. Pemikiran yang telah direnungkan, Inilah " a book inside you".

3. Membuat kerangka
Kerangka ini saya ajukan ke Prof. Eko dan disetujui untuk melanjutkan ke proses penulisan.

BAB 1 Penggunaan Internet Di Indonesia
A. Pembagian Generasi Pengguna Internet
B. Karakteristik Generasi Dalam Berinternet
BAB 2 Media Sosial
A. Media Sosial
B. UU ITE
C. Kejahatan di Media Sosial
BAB 3 Literasi Digital
A. Pengertian
B. Elemen
C. Pengembangan
D. Kerangka Literasi Digital
E. Level Kompetensi Literasi Digital
F. Manfaat
G. Penerapan Literasi Digital Pada Lintas Geerasi
H. Kewargaan Digital
BAB 4 Ekosistem Literasi Digital Di Nusantara
A. Keluarga
B. Sekolah
C. Masyarakat
BAB 5 Literasi Digital Untuk Membangun Digital Mindset Warganet +62
A. Perkembangan Gerakan Literasi Digital Di Indonesia
B. Literasi Digital Tanpa Digital Mindset Di Indonesia
C. Membangun Digital Mindset Warganet +62

Dalam menulis isi buku berdasarkan kerangka yang dibuat, coba ikuti nasihat Pak Yulius Roma Patandean di Channel beliau (https://www.youtube.com/watch?v=eePQwyHAcjw&feature=youtu.be

Dengan mengikuti langkah beliau, tulisan kita menjadi rapi dan tertata sejak awal. Daftar isi, kutipan, indeks dan daftar pustaka tertata secara otomatis.

Anatomi Buku Non Fiksi
Anotomi Buku
1. Halaman Judul
2. Halaman Persembahan (OPSIONAL)
3. Halaman Daftar Isi
4. Halaman Kata Pengantar (OPSIONAL, minta kepada tokoh yang berpengaruh)
5. Halaman Prakata
6. Halaman Ucapan Terima Kasih (OPSIONAL)
7. Bagian /Bab
8. Halaman Lampiran (OPSIONAL)
9. Halaman Glosarium
10. Halaman Daftar Pustaka
11. Halaman Indeks
12. Halaman Tentang Penulis

4. Merevisi Draft
5. Menyunting Gambar
Untuk merevisi draf, Bapak Ibu kemarin telah mendapatkan materi tentang Proofreading sebelum menerbitkan tulisan.

Ini berarti antar materi saling berkaitan. Kita tinggal melakukan eksekusi.

TRENDING TOPIK
Untuk mengetahu suatu topik menarik atau tidak, kita bisa mengecek di Google Trends.

1 Topik
Sebagai contoh hasil tentang
Penelusuran Kurikulum Merdeka

Ini hasil penelusuran tentang topik Kurikulum Merdeka.

- Kita bisa melihat bahwa topik tersebut masih cukup tinggi.
Ini berarti jika kita menulis topik tersebut, akan diminati banyak orang.

Antar Topik
Kita  juga membandingkan trend antar topik di google trends. Menggunakan aplikasi ini sebelum menulis sangat membantu kita menulis.

RTL (Rencana Tindak Lanjut)

Sesi pertanyaan : 
Bagaimana menemukan ide buku dengan tema yang uptodate dan bisa menyelesaikan dalam waktu singkat sehingga ketika buku terbit maka temanya sudah tidak outofdate?
Terimakasih atas jawabannya
Jawab :
Teman yang update bisa diperoleh dengan banyak membaca, melihat konten-konten atau bisa juga dengan melakukan pengamatan. Jika kita sering melakukan ini, maka naluri penulis akan terasah. Seorang wartawan dengan jam terbang yang tinggi, kualitas tulisannya pasti bagus. Ingat dengan mantra Om Jay ' Menulislah setiap hari". Untuk bisa menulis setiap hari, pasti harus ada bahan yang ditulis. Ini akan mendorong kita untuk kreatif mencari ide.

1. Di mana letak kesulitan ketika membuat buku 
fiksi dan Nonfiksi
2. Dalam buku non fiksi berapa idealnya kita menyiapkan daftar Pustaka nya sebagai referensi buku kita
Jawab : 
Terima kasih sahabat dari Jakarta. Tidak setiap orang mempunyai keahlian dalam menulis fiksi dan begitu sebaliknya, tidak semua orang bisa menulis buku nonfiksi. Bagi saya yang tidak memiliki jiwa seni, sulit sekali menuangkan kata-kata yang indah menjadi sebuah cerpen atau novel. Saya kira kesulitan yang dialami relatif tidak sama.
Tidak ada patokan untuk jumlah daftar pustaka untuk sebuah buku nonfiksi, tergantung data yang kita butuhkan. Semakin lengkap data pendukung kita dan dari sumber terpercaya, semakin bagus kualitas tulisan kita.
Jangan bersedih, ibu tidak sendiri mengalami hal seperti itu.
Prof Eko pernah memberikan link materi di you tube, kiat memilih judul yang menarik. Pokok kalau itu anti mainstream pasti menarik untuk dilirik pembaca. Judul itu harus selalu wow dan menarik untuk dieksplore.
Mulailah dengan menulis, menulis, dan menulis. Besok dengan Pak Yulius, ibu akan diajari cara menulis mulai dari cover sampai daftar pustaka, dan itu akan tertata secara otomatis.
Ibu tinggal menginvetaris dulu, bisa berupa mind map. setelah itu tinggal mengembangkan. Anggap saja ibu berbicara dan diwujudkan dalam bentuk tulisan. Mengalir saja tanpa perlu kesempurnaan.

Dalam menulis buku non fiksi, jika mengutip kutipan dari suatu referensi, apakah ada batasan maksimal kata agar tidak dikategorikan plagiat?
Dan apa aplikasi untuk mengecek "keplagiatan" dan bgmn cara menggunakan aplikasi tersebut.
Terima kasih
Jawab : 
Aturan dalam pengutipan sangat sederhana sekali, apabila seseorang mengutip dari suatu sumber maka sertakanlah sumber aslinya. Kutipan langsung tidak dapat dilakukan untuk satu halaman penuh. Sebaiknya kutipan langsung berisi beberapa paragraf saja.
Dalam mengutip selalu sertakan sumbernya. Aplikasi untuk mengecek level plagiat banyak sekali, salah satunya plagiarisme checker. Ibu bisa memasukkan file , dan akan muncul level plagiat.
https://www.easybib.com/grammar-and-plagiarism/plagiarism-checker/

Apakah menulis buku semi ilmiah dalam waktu singkat, tanpa didahului riset dapat dijamin validitasnya? Saya sempat berpikir, semua pengetahuan (dari buku, media, atau pengalaman) diresume ya, Bu. Kemudian ditulis dengan bahasa kita, begitu Ibu?
Jawab : 
Terima kasih Ibu Utami. Seperti yang saya sampaikan di awal, bahwa tulisan nonfiksi adalah tulisan yang berdasrkan data dan fakta. Dalam menggunakan sumber tulisan, kita harus teliti dan cerdas dalam menguji validitasnya. Kita bisa membandingkan berbagai sumber dan menentukan yang terbaik. Tulisan kita adalah tanggung jawab kita.

Skripsi atau tesis adalah karya kita yang sesuai realita di lapangan, Apakah skripsi atau tesis kita bisa d jadikan buku non-fiksi? bagaimana caranya?
Jawab :
Wa alaikum salam, Ibu Sri dari Cirebon. Untuk penulisan buku dari karya ilmiah, bisa dilihat kembali di pertemuan ke-4 dengan tema Menulis Buku dari karya Ilmiah.

1.Berapa banyak refrensi yang harus kita baca untuk bisa menjadi sebuah buku?
2.Bila ditengah penulisan buku kita merasa blank atau hilang ide apa yg harus kita lakukan?
Jawab : 
Jumlah referensi yang harus kita baca tergantung kebutuhan. Semakin banyak semakin baik, karena tulisan kita semakin berkualitas.
Bagaimana cara mengatasi writer's block? Jawabannya kembali ke diri kita sesuai karakteristik kita. Ibu bisa jalan-jalan, membaca, atau browsing media sosial. Hal-hal seperti itu akan menstimulus ide kita. Dengan belanja bahan, kita akan mampu menulis.

Sebelum membuat tulisan kita membuat draft terlebih dahulu. Mohon tips membuat draft yang baik.
Jawab :
Sebelum membuat draft, baha-bahan yang dibutuhkan kita kumpulkan terlebih dahulu. Bahan-bahan itu bisa berupa tulisan, dan hasil diskusi. Setelah itu baru membuat draft. Draft bisa dalam bentuk mind map atau berupa diagram. Semakin rinci draft kita, semakin mudh kita menulis. Draft diibaratkan sebagai kompas yang akan menuntun penulis.

Mengutip kata kata dari A Wan Bong,
Tidak ada yang bisa menghalangi orang dari mati, tapi dengan menulis, ia masih memiliki peluang untuk hidup abadi 

Menerbitkan sebuah buku adalah proses akhir. Itu berarti ada proses sebelumnya yang harus dilalui dan mesti diperhatikan. Ini berarti tidak hanya sekadar punya buku atau menerbitkan buku. Penulis mesti mempertimbangkan soal kualitas dari isi buku. Hal inilah yang menjadi penyebab utama mengapa saya membendung niaat untuk menerbitkan buku. Pertanyaannya: bagaimana cara untuk mengatasi masalah seperti ini. Apakah saya menerbitkan saja sebuah buku tanpa mempertimbangkan kualitas dan isi sebuah buku?
tidak ada yang sempurna di dunia ini. Terbitkan saja. Jika nanti perlu perbaikan setelah terbit, kita beri judul Revisi. 

Sebenarnya apa yg menjadi alasan urgen bahwa Ibu Iin atau kita harus dan cinta menulis?
Mahasiswa yang sudah menjelma menjadi sosok yang luar biasa๐Ÿ™Dengan menulis banyak hal yang kita peroleh.
1. Kita akan berbagi informasi meskipun informasi itu sederhana 
2. Kita akan terus belajar belajar dan belajar agar tulisan kita bisa mengikuti perubahan jaman.
3. Jiwa dan raga kita menjadi sehat karena doa doa orang yang mendapatkan manfaat dari tulisan kita. 

Pertanyaan:
1.Bagaimana kita bisa membedakan tulisan kita masuk dalam kategori nonfiksi dan cerita kisah nyata dan yang lainnya.
 
2.Bagaimana mengatasi tulisan yang kadang keluar jalur ketika menulis cerita nonfiksi kemudian tanpa kita sadari kita memasukkan hal-hal yang tidak seharusnya terletak pada cerita nonfiksi. 

3.Mohon motivasi dari Ibu Iin untuk bisa mengatasi perasaan ragu - ragu benar dan tidaknya tulisan kita atau bagus dan tidaknya tulisan kita untuk bisa dijadikan sebuah buku. 

4.Apakah pernah Ibu Menulis buku yang awalnya keluar konsep dan bagaimana mengatasi kondisi tersebut. 

1. Tulisan non fiksi bersifat memberi informasi berdasarkan data dan fakta. Jika kisah nyata itu bertujuan menghibur dan dari sudut pandang yang subyektif, maka masuk dalam kategori fiksi.
 2. Sebelum menulis kita membuat kerangka terlebih dahulu, yang gunanya sebagai pagar pembatas tulisan kita agar tidak keluar jalur.

3. Tidak perlu ragu-ragu Bu Yulis. Maju terus pantang mundur, lebih baik mencoba daripada tidak sama sekali. Tuangkan pengalaman dan pengetahuan kita agar bisa membawa manfaat untuk orang lain.

4. Kita menulis terlebih dahulu berdasarkan kerangka yang kita bangun, setelah itu kita minta bantuan teman untuk memberi masukan atas tulisan kita. Sepanjang tulisan kita berdasar data dan fakta, kita perlu takut. Tetap semangat menghasilkan karya
langkah-langkah apa yang harus dipersiapkan secara matang untuk mengawali pembuatan buku nonfiksi supaya jelas langkah yang ditempuh tidak kesana kesini. Bukan pada tatatanan tiori umum trimakasih

Langkah-langkah untuk menulis buku nonfiksi
1. Banyak membaca, mengamati fenomena fenomena yang terjadi di sekitar kita. 
2. Tulis dan catat hasil pengamatan dan sesuaikan dengan passion kita. Jika sesuatu itu kita kuasai, maka itu akan menjadi mudah.
3. Membuat outline tulisan
4. Menulislah, dan menulislah

Apakah istilah bab itu baku dan tidak boleh diubah?saya sdang mengumpulkan data p5 yang sedang kami jalankan. Kami menggunakan istilah aktivitas untuk tiap bab,
Sebaiknya untuk buku nonfiksi menggunakan Bab. Di sub bag, ibu bisa menggunakan kata aktivitas.

Seringkali dalam menulis cerita fiksi, penulis juga mengadopsi dari fakta dan data yg ada. Lalu, bagaimanakah membedakan dg tulisan nonfiksi?
Dalam cerita fiksi untuk membangun cerita, penulis sering kali menggunakan data dan fakta. Sebagai contoh cerita silat karya Kho PING Ho, cerita ini membawa kita ke negeri Cina dengan detail padahal penulisnya tidak pernah ke Negeri Cina, beliau hanya belajar tentang sejarah Cina. Pengetahuan ini digunakan untuk membangun cerita silat dengan layar belakang negeri Cina.

punya kebiasaan aneh, setiap kejadian yg saya lihat, selalu menjadi sebuah catatan kecil, kadang lanjut berbentuk cerpen, puisi dan catatan pinggir. dari ke tiga nya, manakah yang benar2 tergolong non fiksi ? 
Dari mata turun ke hati dan kemudian ke tangan. Dari pengamatan pasti timbul pertanyaan. Misalkan mengamati masalah sampah di Surabaya yang belum terpecahkan. Nah, pengamatan ini bisa menjadi artikel ilmiah jika didukung dengan data dan fakta tentang jumlah sampah, bagaimana penanganannya serta kendala dan solusi.

Selain harus rajin membaca, adakah keahlian khusus yang mesti dikuasai utk menulis nonfiksi?
Hal yang perlu dilakukan adalah rajin mengamati fenomena fenomena alam dan sosial di sekitar kita. Kita juga harus rajin menghubungkan antar hal yang kita ketahui. Keterhubungan itu juga harus diperkuat dengan referensi yang valid. Semangat berkarya

Pertanyaan : 1.kiat dalam menentukan sub bab dalam buku yang menarik, selain banyak referensi apalagi 2.membuat buku dalam jangka waktu tertentu ada presure tersendiri cara mengatasinya bagaimana terimakasih?
Kiatnya dengan berpikir kritis, setiap hal di dunia ini pasti saling terhubung . Sub bab adalah hal yang paling dekat hubungannya dengan bab. Jenengan coba dengan membuat peta pikiran.
2. Setiap orang memiliki daya juang sendiri sendiri. Ada yang ketika under pressure , malah selesai dan sukses, dan begitu sebaliknya ketika dalam tekanan malah lari. Cara mengatasinya dengan jargon PANTANG PULANG SEBELUM MENANG. Ayo demangat๐Ÿ‘๐Ÿ‘๐Ÿ‘

Alhamdulillah sudah terjawab semua pertanyaan yang sempat tertunda semalam

Selasa, 07 Februari 2023

Resume ke-13 KBMN gelombang ke 28

Resume ke-13 KBMN gelombang ke 28

Tanggal         : 06 Pebruari 2023
Narasumber : Miftahul Hadi, S. Pd
Moderator    : Dail Ma'ruf, M. Pd
Tema            : Kaidah Pantun
Di tulis oleh : Nunung Fika Herawati Efendi, S.Pd

Materi dibuka dengan pantun dari Moderator yaitu Pak Dail Ma'ruf, dan narasumber adalah Bapak Miftahul Hadi. 

Bunga sekuntum tumbuh di taman,
Daun salam elok mahkota,
Assalamualaikum saya ucapkan,
Sebagai salam pembuka kata.

Menanam padi di musim hujan
Padi ditanam berharap panen
Mari belajar beang mas hadi kawan
Semoga semuanya berkenan

Kalau tuan ke pulau Mempar,
Batu terbelah di gunung Daik,
Kalau tuan bertanya kabar,
Alhamdulillah kabar baik.

Banjir kanal jembatan patah,
Rimbun semak di pinggir kali,
Salam kenal saya mas Miftah,
Dari Demak berjuluk kota wali.

Kalau Puan pergi ke Pasar 
Jangan lupa membeli payung
Kalau tuan ingin hatinya Bugar
Jangan lupa membuat pantun

Materi yang bertema Kaidah Pantun. 

Pantun biasanya identik dengan suku bangsa Melayu ataupun Betawi. Namun, ternyata setiap daerah memiliki pantun. Misalnya : 

Di Tapanuli, pantun dikenal dengan istilah ende-ende (Suseno, 2006). Contoh pantunnya :
Molo mandurung ho dipabu,
Tampul si mardulang-dulang,
Molo malungun ho diahu,
Tatap siru mondang bulan.

Yang berarti:
Jika tuan mencari paku,
Petiklah daun sidulang-dulang,
Jika tuan rindukan daku,
Pandanglah sang bulan purnama

2. Di Sunda, pantun dikenal dengan istilah paparikan (Suseno, 2006)
Contoh pantunnya :

Sing getol nginum jajamu,
Ambeh jadi kuat urat,
Sing getol maengan ilmu,
Gunana Dunya akhirat.

Yang artinya :
Rajinlah minum jamu,
Agar kuatlah urat,
Rajinlah tuntut ilmu,
Bagi dunia akhirat.

3. Di Jawa, pantun dikenal dengan istilah parikan (Suseno, 2006)
Contoh pantunnya:

Kabeh-kabeh Gelung konde,
Kang Endi kang Gelung Jawa,
Kabeh-kabeh ana kang duwe,
Kang Endi kang durung ana.

Artinya :
Semua bergelung konde,
Manakah si Gelung Jawa,
Semua sudah ada yang punya,
Siapakah yang belum punya.

Pantun diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Tak benda pada sesi ke-15 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage di Kantor Pusat UNESCO di Paris, Prancis (17/12/2020)

Pada hakikatnya, sebagian besar kesusastraan tradisional Indonesia membentuk pondasi dasar pertunjukan genre campuran yang kompleks, seperti "randai" dari Minangkabau wilayah Sumatra Barat, yang mencampur antara seni musik, seni tarian, seni drama, dan seni bela diri dalam perpaduan seremonial yang spektakuler.

Pada hakikatnya, sebagian besar kesusastraan tradisional Indonesia membentuk pondasi dasar pertunjukan genre campuran yang kompleks, seperti "randai" dari Minangkabau wilayah Sumatra Barat, yang mencampur antara seni musik, seni tarian, seni drama, dan seni bela diri dalam perpaduan seremonial yang spektakuler.

Definisi Pantun :
Menurut Renward Branstetter (Suseno, 2006; Setyadiharja, 2018; Setyadiharja, 2020) berasal dari kata “Pan” yang merujuk pada sifat sopan. Dan kata “Tun” yang merujuk pada sifat santun. Kata “Tun” dapat diartikan juga sebagai pepatah dan peribahasa (Hussain, 2019).

Pantun berasal dari akar kata “TUN” yang bermakna “baris” atau “deret”. Asal kata Pantun dalam masyarakat Melayu-Minangkabau diartikan sebagai “Panutun”, oleh masyarakat Riau disebut dengan “Tunjuk Ajar” yang berkaitan dengan etika (Mu’jizah, 2019)

Kegunaan pantun :
Untuk komunikasi sehari-hari pada zaman dahulu. 
Untuk mengawali sambutan pidato.
Untuk lirik lagu.
Untuk perkenalan.
Untuk dakwah bisa juga disisipi pantun.
Untuk melatih seseorang berfikir tentang makna kata sebelum berujar

1 bait pantun terdiri atas empat baris. 
Satu baris itu idealnya terdiri atas empat sampai lima kata. Kemudian, satu baris pantun terdiri atas delapan sampai dua belas suku kata.

Baris pertama dan kedua disebut sampiran
Baris ketiga dan keempat disebut isi

Pantun yang baik, memiliki sajak a-b-a-b
Jika ada pertanyaan : Apakah boleh pantun menggunakan sajak a-a-a-a??
Jawabannya, Boleh saja, namun keindahan pantun itu akan berkurang.

Pantun dua baris disebut juga karmina atau pantun kilat.

Contoh :
Kabeh-kabeh Gelung konde,
Kang Endi kang Gelung Jawa,
Kabeh-kabeh ana kang duwe,
Kang Endi kang durung ana.

Cara menentukan persajakan, bisa dilihat pada Rima (bunyi akhir) tiap baris

Perbedaan pantun, syair, gurindam dengan karmina yaitu :
Syair, hampir sama seperti pantun. Terdiri atas empat baris. Memiliki sajak a-a-a-a. Baris satu sampai empat memiliki hubungan/saling berkaitan.

Berikut ini contoh syair yang mirip puisi.

Engkau telah mafhum kawan
Penggenggam bambu runcing ditangan
Pemeluk tetes darah penghabisan
Syahdan, Tuhan karuniai kemerdekaan.

Inilah kisah bermula kawan
Tentang negeri elok rupawan
Menjadi rebutan haparan jajahan
Hidup mati pahlawan memperjuangkan

Sedangkan gurindam hanya terdiri atas dua baris. Memiliki sajak a-a. Baris pertama dan kedua saling berhubungan.

Contoh gurindam :
Jika rajin salat sedekah,
Allah akan tambahkan berkah.

Karmina, terdiri atas dua baris. Baris pertama dan kedua tidak ada hubungannya.

Contoh Karmina :
Sudah gaharu Cendana pula,
Sudah tahu bertanya pula.

Kiat mudah membuat pantun :
Milikilah perbendaharaan kata dengan bunyi akhir sama.
Carilah kata yang memiliki bunyi akhir sama. Minimal dua huruf bapak ibu.
Pahamilah ciri-ciri pantun.
Susunlah baris ketiga dan keempat terlebih dahulu.
Terakhir, susun baris pertama dan kedua.
Keterkaitan persajakan dan Rima dalam pantun adalah :

1. Rima akhir
Pohon nangka dililit benalu,
Benalu runtuhkan batu bata,
Mari kita waspada selalu,
Virus corona di sekitar kita

Bena lu
Ba ta
Sela lu
Ki ta

Ini yang disebut Rima akhir. Hanya akhir baris yang sama bunyinya. Merupakan tingkatan pantun yang paling mudah.

2. Rima tengah dan akhir
Susun sejajar bungalah bakung,
Terbang menepi si burung elang,
Merdeka belajar marilah dukung,
Wujud mimpi Indonesia cemerlang.

Perhatikan kata kedua dan kata terakhir. Baris pertama dan ketiga.
Seja jar dan ba kung
Bela jar dan Du kung

Baris kedua dan keempat
Mene Pi dan e Lang
Mim Pi dan cemer lang

Merupakan tingkatan yang mudah, jika dilatih terus menerus.

3. Rima awal, tengah dan akhir
Jangan dipetik si daun sirih,
Jika tidak dengan gagangnya,
Jangan diusik orang berkasih,
Jika tidak dengan sayangnya.

Baris pertama dan ketiga
Ja ngan dipe tik si daun sirih,
Ja ngan diu Sik orang berka sih,

Baris kedua dan keempat
Ji ka ti dak dengan gagang nya,
Ju ka ti dak dengan sayang nya.

Tingkatan ini merupakan yang agak sulit.

4. Rima lengkap
Bagai patah tak tumbuh lagi,
Rebah sudah selasih di taman,
Bagai sudah tak suluh lagi,
Patah sudah kasih idaman.

Semua kata tiap baris memiliki bunyi yang sama.

Tugas resume :
Membuat pantun dengan tema Merdeka Belajar. 

Berlatih bola bermain di lapangan,
Tetap berlari meskipun lawan mengejar,
Biasakan bertutur kata sopan.
Kita wujudkan merdeka belajar.

Terimakasih bapak dail dan bapak Hadi juga semua, senang bisa dipertemukan orang hebat seperti bapak ibu semua.

Salam literasi,terus belajar dan belajar.

Jumat, 03 Februari 2023

Resume ke 12 KBMN gelombang ke 28

Resume KBMN PGRI Gelombang ke 28
Pertemuan : 12
Tanggal       : 3 Februari 2023
Narasumber: Bp. SUSANTO,S.Pd
Moderator   : Ibu Helwiyah, S.Pd., MM.
Tema.           : Proofreading sebelum Menerbitkan Tulisan

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Saya Nunung Fika Herawati Efendi di 
Kelas belajar menulis Nusantara angkatan 28, pertemuan pada malam hari ini pertemuan yang ke-12 materi akan disampaikan oleh Bapak Susanto SPd dengan moderator Ibu elwiyah SPd, MM tema pada malam hari ini adalah proofreading sebelum menerbitkan tulisan
Tepat pukul 19.00, Ibu Ewi (panggilan Ibu Elwiyah) menyapa peserta belajar menulis. Dalam pembukaannya alumni KBMN angkatan 28 ini memberikan quote buat peserta sebagai berikut:
Bagi pemikir, buah fikirnya hanya akan bersemayam dalam fikiran jika tak diucapkan dan ditulis 
Bagi pembicara, pembicaraannya hanya akan menguap lewat suara bila tak dituliskan, Bagi penulis, tulisannya akan tersimpan dalam catatan jika tak dipublikasikan.
Bagi penulis media, tulisnnya akan tertimpa materi tulisan lain jika tak dibukukan
Maka, ucapkan dan tuliskan yang ada dalam fikiran.
Publikasikan dan bukukan apa yang sudah ditulis, agar banyak orang yang dapat membacanya.
Abadi dalam bentuk kumpulan buah fikiran yang tertulis dan tersusun rapi dalam sebuah buku.
Bagaimana caranya?
Sahabat pegiat literasi sekarang sudah berada di tempat yang tepat 

Bunda Ewi mengajukan pertanyaan:
Pernah Membaca tulisan yang salah ejaan dan typo pengetikan ?
Bagaimana rasanya?
Jika kita di posisi penulisnya , apa yang harus dilakukan sebelum tulisan dipublish?

Inilah yang dikupas tuntas malam ini oleh Narasumber.
Sebelum kita menyimak paparan dari Bapak Susanto S.Pd, yang akrab dipanggil dengan Pak Dsus berikut kita tampilkan profil beliau:

https://blogsusanto.com/kalimatmu-kepanjangan/

Menurut paparan Pak DSus bahwa setelah kita menulis, tahapan yang dilakukan adalah melakukan swasunting. Minimal ada 4 tahapan yang harus dilakukan seperti pada slide berikut:
Setelah itu baru dilanjutkan pada proses proofreading.
Apa, Mengapa, dan Bagaimana Proofreading? Berikut uraiannya yang diambil dari resume Ahmad Fatch Chanel
 
Proofreading adalah membaca ulang kembali untuk memeriksa sebuah penulisan untuk mengetahui apakah ada yang salah atau tidak sebelum tulisan itu di publikasikan/diterbitkan atau dibukukan. Proofreading sangat berguna untuk meminimalisir kesalahan pada saat kita menulis di suatu media yang akan kita publikasikan atau cetak dalam bentuk buku.

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam Proofreading  
Tugas seorang proofreader bukan hanya membetulkan ejaan atau tanda baca. Seorang proofreader juga harus bisa memastikan bahwa tulisan yang sedang ia baca bisa diterima logika dan dipahami. untuk itu harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut :Sedangkan proses menulis ada 3 hal :
1. Drafting 
2. proofreading
3. redrafting
Apakah sebuah kalimat efektif atau tidak?
Susunannya sudah tepat atau belum?
Substansi sebuah tulisan dapat dipahami oleh pembaca atau tidak?
Mengapa harus melakukan proofreading?
Karena untuk meminimalisir kesalahan dalam penulisan, untuk itu Proofreading merupakan tahapan penulisan yang sebaiknya tidak kita lewatkan. Terutama jika kita berniat untuk menerbitkan karya tulis kepada khalayak luas atau mempublikasikan, contohnya menulis di kompasiana.com atau di blog pribadi
 
Kapan kita melakukan proofreading?
Melakukan proofreading beberapa saat setelah selesai menulis. menurut Pak DSus "Jangan terburu-buru mengirimkan artikel. Kita endapkan terlebih dahulu beberapa saat (bisa menit bisa jam) untuk melihat kembali (review) tulisan adalah hal bijaksana yang harus dilakukan. Penggunaan bahasa baku dan tidak baku serta aturan teknis berkaitan dengan ejaan sesuai dengan EYD
Memeriksa tulisan dilakukan setelah tulisan selesai, BUKAN ketika kita sedang melakukan penulisan/tulisan masih jalan separuh atau baru dua paragraf, dan sebagainya. Bertindaklah sebagai seorang “calon pembaca”.

Dalam paparannya Beliau memperlihatkan hasil proofreading yang telah Beliau lakukan sebagai berikut:

Kegiatan belajar menulis dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Ada beberapa pertanyaan yang diajukan oleh peserta belajar menulis antara lain:
1. Apa bisa dibenarkan menulis sebuah kalimat tanpa mengulangi subjeknya. 
Misalnya: Lelaki ditemani senja. Menatap mega tanpa kata.Untuk puisi, tiada salahnya, Bapak. Untuk esai, masukkan ke dalam kalimat majemuk

https://www.youtube.com/watch?v=tZZgrv5-JXo

2. Didalam pemaparan tentang gambar swasunting disebutkan salah satu aplikasi atau editing tools. Jujur, saya baru mendengar aplikasi ini. Pertanyaan saya, apakah aplikasi ini bisa didownloload? Jika ya, bolehkah dishare linknya atau apakah ada di playstore? 
Beliau pun baru nemu, Pa. Satu di antara 'tools' itu adalah Google Docs.
https://www.techtoolsforwriters.com/hemingway-app-a-proofreading-tool-for-writers/

3. Selama ini mungkin kita lebih akrab dengan kata editing?
Apa perbedaannya dengan Proofreading?
Kemudian lebih penting mana antara editing atau proofreading?
Setahu saya di sebuah buku yang dituliskan adalah editor bukan Proofreader
Berikutnya
Ada tulisan ilmiah dan non-ilmiah, ada fiksi dan non-fiksi
Bagaimana melakukan proofreading terhadap tulisan tersebut yang tentunya berbeda?
Benar di buku yang ditulis adalah Editor, bukan proofreader. Tentu dengan alasan ya, Bu.
Saya kutip dari laman uptbahasa.untan.ac.id
Proofreading adalah proses peninjauan kembali sebuah teks
dilihat dari aspek kebahasaan dan penulisannya. Tujuannya adalah guna mengecek kembali bahwa teks atau esai yang akan diserahkan sudah bebas dari kesalahan pengetikan (typo), kesalahan ejaan, kesalahan grammar, atau kesalaha-kesalahan mendasar lainnya.
Editing, orangnya disebut editor, memeriksa lebih dari itu. Untuk penerbit Mayor, semoga saya tidak salah, Editor menyesuaikan dengan misi perusahaan penerbitan, standar tulisan. Proofreader melakukan uji baca pada tulisan.

https://blogsusanto.com/belajar-langsung-praktik-menulis-cerpen-bagian-3-narasi-dan-dialog/

4. Melakukan proofreading sebelum menerbitkan tulisan karena tulisan saya juga banyak typo/salah tik, sehingga menjadi tidak efektif. 
Pertanyaan saya, selain typo adakah ciri-ciri lain kalimat tidak efektif sehingga tulisan kita renyah dibaca? 
Hindari kesalahan minor yang "mengganggu" kenyamanan pembaca.
Selain typo adakah ciri-ciri lain kalimat tidak efektif sehingga tulisan kita renyah dibaca? Ada
Ya pedomani EYD untk penggunaan tanda baca dan tentu saja kosa kata. Kalau kalimatnya muter-muter dengan kosa kata yang itu-itu saja, ya _bosenin_ dan membuat kalimat tidak efektif.

5. Untuk melakukan proofreading apa bisa kita lakukan seorang diri? Misal resume mengikuti pelatihan menulis ini pak. Karena kadang saya merasa diburu dengan waktu agar bisa segera kirim resume. Biar sudah plong kalau sudah ngirim, sehingga kadang saya tidak pernah mengendapkan dulu, tapi lamgsung kirim. Nah kira-kira apa trik yang efisien agar tulisan kita cepat terkoreksi dan cepat bisa dikirim. Untuk kepentingan pengiriman resume, kadang diburu oleh waktu. Namun, sesudahnya bisa diedit kembali atau diperbarui kok tulisan di blog. Kita bicara lebih banyak untuk tulisan lain selain tugas meresume, misalnya nanti jika kita akan menyatukannya menjadi buku, maka naskah kita selesaikan, sesudah itu, lakukan proofreading sebagaimana sudah dijelaskan langkahnya.

6.  Bagaimana kita bisa fokus dan konsisten menulis lugas dan jelas ketika kita dituntut untuk runtut menulis cerita, dan bagaimana kita menulis yg baik dan benar namun tidak ingin terbebani perasaan apakah tulisan itu salah atau tidak, penulis sejati. Seharusnya begitu. Tulis saja hingga rampung. Benar, biar tidak lewat begitu saja dan lupa.
Ilmu menulis, diterapkan ketika menulis, misalnya satu paragraf satu ide pokok. Selebihnya, memainkan kosa kata menjadi kalimat yang enak dibaca (pinjam istilah Omjay). Sedangkan tata bahasa, aturan EYD, digunakan setelah tulisan selesai. Jadi jangan terbebani dengan perasaan. Apalagi rasa bersalah. 

7. Apakah penulis penulis dulu itu memakai proofreading dalam membuat tulisanya , bagaimana kita yg mempuyai keterbatasan dalam hal sarana prasarana untuk Aplikasi yg pak Sus paparkan
Jangan dikira penulis-penulis dahulu tidak melakukan proofreading. Naskah proklamasi juga ada coretannya, tanda dilakukan uji baca atau yang disebut dengan proofreading.
Bagaimana kita yg mempuyai keterbatasan dalam hal sarana prasarana untuk Aplikasi . Secara manual saja, diprint (dicetak) lalu dibaca ulang, tandai dengan tinta berwarna, misalnya merah atau biru

8.Apakah penulis penulis dulu itu memakai proofreading dalam membuat tulisanya, bagaimana kita yg mempuyai keterbatasan dalam hal sarana prasarana untuk Aplikasi yg pak Sus paparkan? Jangan dikira peneulis-penulis dahulu tidak melakukan proofreading. Naskah proklamasi juga ada coretannya, tanda dilakukan uji baca atau yang disebut dengan proofreading. Bagaimana kita yg mempuyai keterbatasan dalam hal sarana prasarana untuk Aplikasi . Secara manual saja, diprint (dicetak) lalu dibaca ulang, tandai dengan tinta berwarna, misalnya merah atau biru
Setelah menyimak paparan dari Pakde sus hal yang pertama yang harus kita lakukan adalah melakukan suasana setelah itu baru melakukan proof reading untuk memastikan tidak terjadi kesalahan-kesalahan seperti salah ejaan salah ketik salah. Dan koma sebelum tulisan kita diterbitkan mudah-mudahan dengan materi yang disampaikan oleh narasumber bisa memperbaiki tulisan kita agar hasil karya kita menjadi lebih baik sesuai dengan kaidah penulisan yang baku.
Sekali lagi, 

Berbaris-baris dahulu,
memanjat dinding kemudian,
nulis-nulis saja dahulu,
Lakukan proofreading belakangan

 Semoga bermanfaat.Salam Literasi

Rabu, 01 Februari 2023

Resume ke 11 KBMN gelombang ke 28

Pertemuan ke : 11 KBMN gelombang ke  28

Tanggal. : 1 Febuari 2023

Tema : Mengelola majalah sekolah  

Narasumber : Widya Setianingsih, S.Ag.

Moderator : Mutmainah, M.Pd.

Penulis : Nunung Fika Herawati Efendi, S.Pd

Pertemuan ke sebelas ini dibuka oleh moderator Ibu Mutmainah, M.Pd. biasa dipanggil Emut berasal dari Lebak Banten. Beliau adalah Alumni peserta Belajar Menulis PGRI asuhan Om Jay gelombang 24 (Januari-Maret 2022). Mulai belajar dari NOL BESAR hingga menghasilkan buku solo (hasil 30 kali pertemuan dengan Narasumber keren) dan 20 buku antologi. Beliau menyampaikan acara kegiatan ini.

Kuliah malam ini seperti biasa dibagi menjadi 4 sesi, yaitu:

1. Pembukaan
2. Penjabaran Materi
3. Sesi Tanya Jawab
4. Penutup

Bu Emut menyampaikan keakraban dengan narasumber pertemuan malam ini, yang begitu dekat.
Mengenalnya di gelombang 21 lalu dipertemukan bulan Desember kemarin dalam acara temu penulis nusantara.

Sahabat rasa saudara, kadang ia menjadi sosok seorang kakak, teman, bahkan bisa juga menjadi musuh bebuyutan beliau adalah Widya Setianingsih, S.Ag. seorang guru di MI Khadijah Malang alumni Belajar Menulis 21 yang kariernya sangat bagus dari peserta menjadi moderator sekaligus narasumber, kurator, dan sekarang merangkap menjadi editor juga penulis buku puisi "Laras Laras Makna dalam Kata" Sekaligus pimpinan redaksi majalah sekolah yang bertajuk KHARISMA DI MI Khadijah kota Malang.

Narasumber pertemuan ke sebelas ini adalah Ibu Widya Setianingsih, S.Ag. berikut profilnya:
Keberadaan majalah sekolah tentu sangatlah penting sebagai media penampung karya siswa sekaligus sebagai media komunikasi. Majalah sekolah bersifat informatif, edukatif, dan tentu juga kreatif. Setiap sekolah tentu kita dikenal oleh khalayak luas. Baik sekolah negeri, lebih-lebih sekolah swasta. Selain itu sebagai lembaga formal, komunikasi, promosi, dan sosialisasi dengan orangtua, masyarakat sebagai STAKE HOLDER sangat diperlukan. 

Ibu Widya menyampaikan bahwa tentu sebagian dari kita berfikir, rasanya tidak mampu punya majalah sendiri. SDM kurang, biaya tidak ada, dan dukungan dari sekolah kurang optimal. Itu sama dengan pikiran yang beliau rasakan, awal mula berdirinya Kharisma (nama majalah sekolah Bu Wid). Awal mula, hanya ada dua orang yang merintis terbitnya majalah sekolah. Satu teman saya sebagai pimred merangkap layouter, dan saya sebagai pemburu berita merangkap bendahara. 

Jangan dibayangkan majalah Kharisma diawal seperti saat ini, majalah di sekolah Ibu Widya hanya berukuran setengah kertas folio, untuk mencetaknya hanya mampu fotokopi, layout dengan cara gunting dan tempel. Kemampuan menulis apa adanya bukan soalan. Yang beliau inginkan hanya berbagi informasi, berita, dan cerita tentang anak didik. 

Akhirnya majalah pertama sekolah Ibu Widya bisa sampai ditangan anak-anak didik kami. 
Saat itu penggandaan majalah didanai oleh sekolah. Perjalanan Majalah sekolah yang apa adanya tersebut berjalan hingga dua tahun. Tetap dengan dua crew yang bertugas rangkap. Sampai akhirnya mereka harus melepas majalah Kharisma ditahun ke tiga. 
SDM yang terbatas dan dana menjadi kendala utama. 

Dua tahun Kharisma melakukan hibernasi. Hingga akhirnya mereka bangun kembali. Selama tidur panjang kami sibuk berbenah. Crew Majalah kami lengkapi. Mulai dari penasehat, penanggung jawab, pimred, bendahara, editor, layout, hingga 4 orang pemburu berita. Mereka ajukan proposal yg detil pada pihak yayasan/sekolah. Mencari solusi pendanaan selain dari dana BOS. Mempercantik tampilan hingga ke percetakaan. Mempertebal muatan bergizi dari isi majalah. Finally "KHARISMA REBORN" hal ini merupakan contoh memulai menerbitkan majalah sekolah. 

Percayalah dengan tim, crew yang solid. Tidak ada hal yang mustahil. Kunci utamanya adalah mau dan jangan takut mencoba. Berikut contoh isi majalahnya:
1. Cerita bergambar Kharisma, bercerita tentang tokoh Kaka dan Risma. Dilukis sendiri oleh guru MI Khadijah
2. Salam redaksi memuat kata sapaan pimred kepada pembaca sesuai kondisi terkini, menyampaikan tema edisi kali ini, dan isi majalah secara singkat.
3. Karya siswa bisa berupa puisi, cerpen, dan karya kerajinan siswa (ketrampilan KI 4)
4. Artikel tambahan do you Know. Yang memuat pengetahuan umum untuk siswa. Disajikan dalam 2 bahasa yaitu bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.
5. Kuiz berhadiah, bisa berupa TTS, tebak gambar dan lain-lain.

Seluk Beluk Majalah
Majalah adalah KBBI, terbitan berkala yang isinya meliputi jurnalistik, pandangan tentang topik aktual yang patut diketahui pembaca.
Waktu penerbitan, hal ini dibedakan sebagai hal-hal berikut ini : majalah bulanan, tengah bulanan, mingguan dan sebagainya.
Menurut pengkhususan isinya, dibedakan atas: majalah berita, anak-anak, wanita, remaja, olah raga, sastra, ilmu pengetahuan tertentu, dan sebagainya. 

Tantangan dan Kendala :
1. SDM
2. Sumber dana
3. Dukungan sekolah
4. Dukungan Stake Holder 

Langkah-langkah Menerbitkan Majalah Sekolah :
1. SDM, menyatukan ide dan gagasan dengan merekrut teman-teman yang memiliki jiwa literasi. Membentuk susunan redaksi majalah.
2. Sumber dana, menyusun anggaran dan menentukan arah sumber dana.
Dukungan sekolah, mengajukan proposal membuat proposal meliputi latar belakang, tujuan, susunan redaksi, anggaran dana dan sebagainya.
3. Dukungan masyarakat, promosi: melakukan sosialisasi pada wali murid tentang rencana pembuatan majalah dan pembiayaannya. Mencari sponsor dan rekanan yang mendukung.

Susunan Redaksi Sekolah
Penasihat - Penanggung jawab - Pimred/guru - editor - Layout - Reporter - Fotografer - Bendahara

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan dalam Menerbitkan Majalah
Membuat nama/judul majalah yang unik. Contoh: SMART, KONTAK, CAHAYA
Menentukan artikel yang akan ditampilkan
Mengajukan ISSBN/QCRBN
Menentukan bahasa yang akan dipakai dalam majalah
Mencari tema dari hal yang lago booming dan ngetren di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Cover dan layout menarik
Pembiayaan
Percetakan
Upgrade Ilmu Secara kontinue
Pupuk kekompakan team

Pertemuan kali ini disajikan dan dikemas dengan apik yang merupakan isi semua, sehingga dapat membuat peserta termotivasi dalam memulai membuat majalah sekolah. 
Pada sesi tanya jawab ada beberpa jawaban menarik dari Narasumber, salah satunya mengenai ISBN. Menurut Narasumber, mengacu pada Wikipedia, ISBN (International Standard Book Number) adalah kode pengidentifikasian buku yang bersifat unik. Informasi tentang judul, penerbit, dan kelompok penerbit tercakup dalam ISBN. ISBN terdiri dari deretan angka 13 digit, sebagai pemberi identifikasi terhadap satu judul buku yang diterbitkan oleh penerbit.

Saat ini ISBN diganti QCRBN.
QRSBN (QR Code Standard Book Number) adalah Aplikasi pengidentikasi Buku dengan teknologi terbaru dengan QR Code sebagai pemberi identifikasi unik secara internasional terhadap satu buku maupun produk seperti buku yang diterbitkan oleh penerbit.

Dapat kita sebut juga dengan istilah Kode Paten, bahwa buku itu adalah karya kita yg tidak bisa di ambil atau di bajak oleh orang lain.

Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana proses yang mudah untuk mengajukan ISSN/ISSBN ? dan Apa syarat-syaratnya?

Narasumber menjelaskan, bahwa kita dapat meminta tolong kepada penerbit yang bekerjasama dengan kita. Menurut pengalaman Narasumber, biayanya hanya sekitar 300 ribu rupiah saja.
Syaratnya tentu saja ada, yaitu harus karya sendiri dan surat pernyataan karya sendiri.
Jika ingin mengurus Hak Paten sendiri, maka harus disiapkan syarat-syarat sebagai berikut:
Mengisi formulir surat pernyataan disertai dengan stempel penerbit dengan menunjukkan bukti legalitas penerbit atau lembaga yang bertanggung jawab (akta notaris)
Membuat surat permohonan atas nama penerbit (berstempel) untuk buku yang akan diterbitkan
Mengirimkan atau melampirkan fotokopi karya kita.
Pertanyaan yang lain juga sangat menarik, yaitu mengenai Langkah-Langkah Menerbitkan Majalah Sekolah. Narasumber memberikan Tips sebagai berikut:
Menyatukan ide dan gagasan. Mencari teman-teman yang memiliki jiwa literasi dan organisasi. Membentuk susunan redaksi majalah
Mengajukan Proposal. Membuat proposal meliputi latar belakang, tujuan, susunan redaksi, anggaran dana dsbnya.
Membuat rancangan majalah. Menentukan nama majalah, isi berita, pendanaan dll.
Mencari rekanan pendukung. Percetakan, sponsor dll
Melakukan sosialisasi tentang manfaat, pentingnya suatu majalah pada orangtua.
Banyak yang bisa kita dapatkan dari materi malam ini, semoga bermanfaat, jangan lupa tinggalkan jejak dengan komentar dan ekspresikan diri dengan tulisan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menerbitkan majalah di sekolah
Membuat nama majalah yang unik, menarik dan mudah diingat, Bisa juga membuat nama majalah berupa singkatan nama sekolah, atau kata-kata yang menginspirasi. Contoh : Buana , Smart, Cahaya, Kontak 

Menentukan artikel yang akan ditampilkan, khususnya berhubungan dengan visi dan misi sekolah
Menentukan bahasa yang mudah difahami, jika perlu bahasa dan bahasan yang lagi booming atau ngetren di lingkungan masyarakat dan Upgrade ilmu secara continue
Pilih cover atau layout yang menarik
Pembiayaan dan Percetakan menjadi tantangan sangat perlu diperhatikan
Pupuk kekompakan sesama team. 
Jika perlu ajukan ISBN (International standar Book Number.

Penutup dari Narasumber Ibu Widya dengan kalimat motivasi;
"Jadikan sekolah anda semakin populer dengan hadirnya majalah sekolah".
"Siapa yang berhenti berusaha ketika menghadapi kegagalan, berarti dia telah gagal"